Direktur Samudera Indonesia Beli 100 Ribu Saham SMDR

Direktur Samudera Indonesia (SMDR) Farida Helianti kini memiliki 1.900.000 saham SMDR.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 29 Maret 2026, 13:33 WIB
Direktur PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) Farida Helianti menambah kepemilikan saham SMDR pada 17 Maret 2026. Aksi beli saham SMDR ini untuk investasi.. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) Farida Helianti menambah kepemilikan saham SMDR pada 17 Maret 2026. Aksi beli saham SMDR ini untuk investasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu, (29/3/2026), Farida Helianti membeli 100.000 saham SMDR dengan harga Rp 332 per saham. Nilai transaksi pembelian saham itu sekitar Rp 33,20 juta. “Tujuan transaksi untuk investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi pembelian saham SMDR, Farida Helianti memiliki 1.900.000 saham SMDR atau setara 0,011%. Sebelumnya, Farida memiliki 1.800.000 saham SMDR atau 0,01%.

Harga saham SMDR ditutup turun 1,14% menjadi Rp 346 per saham pada 27 Maret 2026. Harga saham SMDR dibuka stagnan di posisi Rp 350 per saham. Saham SMDR berada di level tertinggi Rp 350 dan level terendah Rp 342 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.768 kali dengan volume perdagangan saham 103.568 saham. Nilai transaksi Rp 3,6 miliar.

Sementara itu, IHSG ditutup merosot 0,94% ke posisi 7.097,05. IHSG dibuka turun ke posisi 7.136,36 dari penutupan sebelumnya 7.164,09. IHSG berada di level tertinggi 7.154,55 dan level terendah 7.070,21. Sebanyak 379 saham memerah sehingga bebani IHSG. 274 saham menguat dan 167 saham diam di tempat. Total frekuensi perdaangan 1.393.686 kali dengan volume perdagangan saham 19,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,8 triliun.

Sebagian besar sektor saham tertekan kecuali tiga sektor saham. Sektor saham energi naik 0,35%, sektor saham consumer nonsiklikal menanjak 0,01% dan sektor saham kesehatan bertambah 0,12%.

Selain itu, sektor saham infrastruktur merosot 1,29%, dan catat koreksi terbesar.  Sektor saham basic turun 0,42%, sektor saham industri melemah 1,27%, sektor saham consumer siklikal tergelincir 0,33%. Kemudian sektor saham keuangan terpangkas 0,56%, sektor saham properti turun 0,28%, sektor saham teknologi turun 0,97% dan sektor saham transportasi tergelincir 0,54%.

Direksi Samudera Indonesia Menambah Kepemilikan Saham SMDR, Segini Nilainya

Aktivitas pekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, direksi PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) menambah kepemilikan saham pada Maret 2026. Aksi beli saham tersebut untuk investasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, (16/3/2026), Direktur Utama PT Samudera Indonesia Tbk, Bani Maulana Mulia membeli 576.000 saham SMDR dengan harga pembelian saham Rp 346 per saham pada 13 Maret 2026. Nilai pembelian saham SMDR itu sebesar Rp 199,29 juta.

Setelah pembelian saham, Bani Maulana memiliki 59.938.800 saham SMDR atau setara 0,37%. Sebelumnya, ia memiliki 59.362.800 saham SMDR atau setara 0,36%. Aksi pembelian saham itu untuk investasi dengan status kepemilikan saham langsung.

Selain itu, Direktur SMDR Farida Helianti, tercatat membeli saham emiten pelayaran PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) pada 13 Maret 2026. Aksi tersebut membuat jumlah kepemilikan sahamnya di perusahaan meningkat dari sebelumnya 1,3 juta saham menjadi 1,8 juta saham.

Transaksi tersebut dilaporkan sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka. Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan, dikutip dari Keterbukaan Informasi BEI, Senin pekan ini.

Farida Helianti membeli sebanyak 500.000 saham PT Samudera Indonesia Tbk pada harga Rp344 per saham. Transaksi tersebut dilakukan pada 13 Maret 2026 dengan tujuan investasi. Dengan pembelian tersebut, total kepemilikan saham Farida meningkat dari sebelumnya 1.300.000 saham menjadi 1.800.000 saham. Meski demikian, porsi kepemilikan atau hak suara Farida di perusahaan setelah transaksi masih relatif kecil, yakni sekitar 0,01%.

 

Sesuai Ketentuan OJK

IHSG menguat 24,13 poin atau 0,34 persen dibandingkan penutupan sebelumnya pada level 7.196,75. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pelaporan perubahan kepemilikan saham ini merupakan kewajiban bagi pemegang saham perusahaan terbuka sebagaimana diatur dalam Otoritas Jasa Keuangan melalui regulasi terbaru terkait transparansi kepemilikan saham.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa batas akhir periode pelaksanaan transaksi adalah 16 Maret 2026. Informasi mengenai perubahan kepemilikan ini disampaikan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik dan investor di pasar modal.

Saham PT Samudera Indonesia Tbk merupakan salah satu emiten yang bergerak di sektor logistik dan pelayaran yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham SMDR.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya