Liputan6.com, Jakarta - Harga kripto jajaran teratas sebagian besar memerah pada perdagagan Sabtu pagi, (28/3/2026) pukul 08.07 WIB. Koreksi harga kripto ini juga dialami Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH)
Mengutip coinmarketcap.com, harga kripto kapitalisasi pasar terbesar yakni bitcoin (BTC) turun 3,49% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga bitcoin terpangkas 6,44%. Saat ini harga bitcoin berada di posisi USD 66.105,94 atau Rp 1,12 miliar (asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.980).
Advertisement
Demikian juga harga Ethereum (ETH) melemah. Harga Ethereum susut 3,96% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga Ethereum merosot 7,88%. Saat ini, harga Ethereum berada di posisi USD 1.985,95 atau Rp 33,69 juta.
Harga tether (USDT) turun 0,01% dalam 24 jam terakhir. Demikian juga selama sepekan terakhir. Harga tether terpangkas 0,08%. Saat ini, harga tether berada di posisi USD 0,9992.
Harga binance coin (BNB) turun 2,96% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga BNB terperosok 4,77%. Kini, harga BNB berada di posisi USD 611,20.
Harga XRP turun 3% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga XRP tergelincir 8,445. Saat ini, harga XRP berada di posisi USD 1,32.
Di sisi lain, harga USDC menguat dalam 24 jam terakhir. Harga USDC naik 0,01%. Namun, selama sepekan terakhir, harga USDC turun 0,01%. Kini, harga USDC berada di posisi USD 0,9999.
Harga solana (SOL) anjlok 4,75% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga solana turun 8,35%. Saat ini, harga solana berada di posisi USD 82,55.
Harga Tron (TRX) melemah 0,39% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga Tron naik 0,60%. Kini, harga tron berada di posisi USD 0,3100.
Harga dogecoin (DOGE) susut 2,23% selama 24 jam terakhir. Dalam sepekan terakhir, harga DOGE terpangkas 4,32%. Saat ini, harga dogecoin berada di posisi USD 0,09014.
Selain itu, harga hyperliquid melemah 1,8% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga hyperliquid merosot 3,29%. Kini, harga hyperliquid menjadi USD 38,16.
Kapitalisasi pasar kripto global turun 2,78% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, kapitalisasi pasar kripto global tercatat USD 2,29 triliun atau Rp 38.872 triliun.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Bank Sentral Korea Selatan Mulai Rekrut Ahli Kripto Berpengalaman
Sebelumnya, Bank sentral Korea Selatan atau Bank of Korea akan mempercepat pengangkatan ahli kripto berpengalaman. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk kembali menghidupkan rencana mata uang digital bank sentral atau central bank digital currency (CBDC).
Mengutip Yahoo Finance, ditulis Kamis (26/3/2026), Bank of Korea ingin merekrut 10 karyawan baru. Jumlah ahli kripto yang berpengalaman tidak diungkapkan, demikian dilaporkan media Korea Selatan EToday.
Dalam pemberitahuan resmi Bank of Korea, setidaknya satu dari ahli itu akan bekerja sebagai analis pasar aset digital mulai Juli 2026.
Perekrutan dan perubahan fokus ke CBDC ini terjadi setelah keputusan pemerintah menominasikan seorang tokoh yang dikenal skeptis terhadap stablecoin, the Bank for International Settlements Monetary Economy Bureau Chief Shin Hung-song untuk jabatan Gubernur Bank of Korea
Rekrut Ahli Berpengalaman
EToday melaporkan, setelah bergabung dengan Bank of Korea, ahli aset digital baru ini akan ditugaskan untuk meneliti dan menganalisis berbagai isu penting di kripto.
Ini termasuk dampak yang dapat ditimbulkan oleh kripto, stablecoin dan aset tokenisasi terhadap stabilitas keuangan serta regulasi domestik dan internasional.
Sistem keuangan dan pembayaran Korea Selatan berubah dengan cepat, seiring dengan meningkatnya adopsi kripto dan stablecoin.
Bank Sentral Korea (BOK) menanggapi hal ini dengan merombak sistem internalnya menjelang pemberlakuan undang-undang yang akan mencabut larangan lama terhadap penerbitan kripto dan stablecoin di wilayah Korea Selatan.
Pemerintah ingin perusahaan teknologi dan bank meluncurkan stablecoin yang dipatok ke won untuk membantu mereka memfasilitasi pembayaran lintas batas.
Bank sentral Korea Selatan menyebutkan, para pelamar untuk posisi baru di BOK harus memiliki pengalaman kerja minimal lima tahun.
Menghidupkan Kembali Proyek Hangang
Perekrutan besar-besaran ini terjadi seminggu setelah BOK mengumumkan akan memulai kembali inisiatif mata uang digital bank sentralnya, yang disebut Proyek Hangang.
BOK menghentikan Proyek Hangang tahun lalu setelah uji coba selama dua tahun, dengan alasan peserta uji coba menganggap koin tersebut terlalu merepotkan untuk digunakan dibandingkan dengan platform pembayaran tanpa uang tunai yang sudah ada.
"Won digital adalah solusi untuk masalah yang sebenarnya tidak ada di Korea Selatan,” kata seorang peserta uji coba yang meminta namanya dirahasiakan kepada DL News pada 2024.
Namun, alih-alih berfokus secara eksklusif pada pembuatan versi won Korea berbasis blockchain untuk penggunaan ritel, iterasi terbaru dari Proyek Hangang tampaknya berfokus pada potensi won digital di sektor pemerintahan dan bisnis.