Kylian Mbappe Ikut Dukung Neymar tapil di Piala Dunia 2026, tapi...

Kylian Mbappe bereaksi soal nasib Neymar di Timnas Brasil jelang Piala Dunia 2026. Ia sulit membayangkan turnamen tanpa Neymar, namun tetap hormati keputusan An

oleh Asad ArifinDiterbitkan 27 Maret 2026, 17:35 WIB
Selebrasi striker Timnas Brasil, Neymar bersama rekan-rekannya setelah mencetak gol keempat timnya ke gawang Bolivia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol di Mangueirao Stadium, Belem, Brasil, Sabtu (9/9/2023) pagi WIB. (AP Photo/Bruna Prado)

Liputan6.com, Jakarta - Ketidakpastian nasib Neymar di Timnas Brasil terus jadi sorotan jelang Piala Dunia 2026, termasuk dari Kylian Mbappe. Hingga kini, sang bintang belum kembali mendapat panggilan.

Situasi ini memicu berbagai reaksi dari banyak pihak. Salah satunya datang dari Kylian Mbappe yang pernah berbagi ruang ganti dengan Neymar.

Mbappe secara terbuka mengaku sulit membayangkan Piala Dunia tanpa kehadiran Neymar. Ia menilai sang pemain tetap punya tempat spesial dalam sepak bola dunia.

Namun, kondisi fisik Neymar menjadi isu utama. Hal ini membuat pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, belum memasukkan namanya ke dalam skuad.

Di tengah tekanan publik, keputusan Ancelotti tetap menjadi penentu. Masa depan Neymar di Piala Dunia pun masih tanda tanya besar.


Mbappe: Neymar Adalah Bintang yang Tak Tergantikan

Kylian Mbappe berhasil mencetak satu gol saat Timnas Prancis menang 2-1 atas Brasil pada laga uji coba di Gillette Stadium, Foxborough, Jumat (27/03/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Charles Krupa)

Mbappe tidak ragu menempatkan Neymar dalam kategori elite sepak bola dunia. Baginya, Piala Dunia adalah panggung para pemain terbaik.

"Piala Dunia adalah kompetisi para bintang. Semua bintang ada di sana, dan bagi saya Neymar adalah salah satu yang terhebat," ucap Mbappe dikutip dari Globo Esporte.

Pernyataan itu menunjukkan betapa besar pengaruh Neymar. Ia bukan sekadar pemain, tetapi ikon yang memberi warna pada turnamen besar.

Meski begitu, Mbappe tetap realistis. Ia memahami bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih.

"Saya tidak dapat membayangkan Piala Dunia tanpa Neymar. Tetapi pada akhirnya, saya tidak dapat menentang mantan pelatih saya, Carlo Ancelotti. Saya harus menghormati keputusannya."


Antara Generasi Baru dan Harapan Lama

Selebrasi striker Timnas Brasil, Neymar setelah mencetak gol kelima timnya ke gawang Bolivia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol di Mangueirao Stadium, Belem, Brasil, Sabtu (9/9/2023) pagi WIB. (AP Photo/Bruna Prado)

Brasil saat ini mulai memasuki fase transisi. Vinicius Junior menjadi wajah baru yang diharapkan memimpin lini serang.

Mbappe melihat situasi ini bukan sebagai konflik. Ia percaya Neymar dan Vinicius bisa berjalan beriringan dalam satu tim.

"Saya pikir itu bisa menjadi milik keduanya. Vini sekarang perlu mengambil langkah selanjutnya bersama tim nasional, tetapi Neymar adalah Neymar. Dia pemain yang fantastis," katanya.

Namun, satu hal yang tidak bisa dihindari adalah faktor kebugaran. Neymar harus membuktikan bahwa ia masih mampu bersaing di level tertinggi.

"Bagi saya, Neymar adalah pemain yang membuat perbedaan. Saya pernah bermain dengannya, saya banyak belajar darinya. Kita harus melihat bagaimana kondisinya, tetapi saya mengenalnya: dia akan siap, dia akan ada di sana," katanya.

Sumber: Globo Esporte

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya