Liputan6.com, Jakarta - Nat keramik dinding yang retak atau terkelupas seringkali membuat tampilan ruangan terlihat kurang terawat. Masalah ini biasanya muncul akibat faktor kelembapan tinggi atau usia bangunan yang sudah tua. Memperbaiki kerusakan tersebut sebenarnya tidak memerlukan jasa tukang profesional karena bisa dilakukan sendiri. Simak artikel Liputan6.com ini yang akan membahas cara memperbaiki nat keramik dinding yang rusak secara praktis dan efektif.
Advertisement
Cara Memperbaiki Nat Keramik Dinding
Alat dan Bahan:
- Alat pengerok nat (grout saw)
- Sakit gigi bekas atau kuas kecil
- Wadah plastik
- Raskam karet atau kape plastik
- Spons atau kain lap bersih
- Ember air
- Bubuh pengisi nat (tile grout)
- Air bersih
Langkah-Langkah Perbaikan:
1. Langkah pertama yaitu membuang sisa nat lama yang sudah rusak atau longgar. Kerok celah keramik menggunakan alat pengerok secara perlahan agar tidak merusak pinggiran keramik. Setelah itu, gunakan sikat atau kuas untuk memastikan tidak ada debu, lumut, atau kotoran yang tertinggal di dalam celah. Celah yang bersih akan membuat daya rekat nat baru menjadi lebih kuat.
2. Tuangkan bubuk pengisi nat ke dalam wadah plastik secukupnya. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga membentuk tekstur pasta yang kental dan halus. Pastikan tidak ada gumpalan bubuk yang tersisa. Jangan membuat campuran terlalu encer karena akan menyusut saat kering dan mudah retak kembali.
3. Ambil pasta nat menggunakan raskam karet atau kape plastik. Tempelkan pada celah keramik dengan gerakan diagonal terhadap garis nat. Tekan dengan kuat agar pasta masuk sepenuhnya ke dalam celah dan tidak ada rongga udara di dalamnya. Ulangi gerakan ini hingga seluruh bagian yang rusak terisi penuh secara merata.
4. Setelah nat mulai agak mengeras, ambil spons atau kain lap yang telah dibasahi air dan diperas hingga lembap. Usap permukaan keramik secara perlahan untuk membersihkan sisa pasta yang berceceran di sekitar celah. Jangan menggunakan kain yang terlalu basah karena air yang berlebih bisa merusak tekstur nat yang belum kering sempurna.
5. Biarkan nat mengering secara alami. Hindari menyiram area dinding tersebut dengan air selama minimal 24 jam agar proses pengerasan terjadi secara maksimal. Setelah benar-benar kering, lap kembali permukaan keramik dengan kain kering untuk menghilangkan sisa haze yang tertinggal, sehingga dinding keramik kembali mengkilap.
Pertanyaan Umum tentang Topik
1. Mengapa nat keramik dinding sering retak atau lepas?
Penyebab utama nat rusak adalah penggunaan campuran semen yang terlalu encer saat pemasangan, usia bangunan yang sudah tua, hingga paparan zat kimia keras dari pembersih lantai. Di area lembap seperti kamar mandi, pertumbuhan jamur dan lumut juga bisa mengikis kekuatan rekat nat seiring berjalannya waktu.
2. Apakah nat lama harus dikerok habis sebelum ditimpa yang baru?
Sangat disarankan untuk mengerok nat lama setidaknya sedalam 2-3 mm. Menimpa nat lama yang sudah rusak dengan lapisan tipis nat baru biasanya tidak akan bertahan lama karena daya rekatnya lemah dan nat baru akan mudah terkelupas kembali dalam waktu singkat.
3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai nat benar-benar kering?
Secara visual, nat akan terlihat mengeras dalam waktu 30 - 60 menit. Namun, agar kuat dan tahan terhadap air, nat membutuhkan waktu pengeringan sempurna sekitar 24 - 48 jam sebelum area tersebut boleh disiram air atau dibersihkan.
4. Bolehkah menggunakan semen biasa untuk mengisi nat keramik?
Meskipun bisa, semen biasa tidak direkomendasikan karena teksturnya yang kasar dan tidak mengandung bahan polimer khusus. Produk tile grout atau pengisi nat khusus memiliki butiran yang lebih halus, pilihan warna yang beragam, serta fitur antijamur dan kedap air yang jauh lebih baik daripada semen biasa.
5. Bagaimana cara agar nat keramik tidak mudah berjamur atau menghitam?
Langkah pencegahan terbaik adalah dengan menjaga sirkulasi udara di dalam ruangan agar tidak terlalu lembap. Selain itu, penggunaan cairan pelapis nat (grout sealer) setelah nat kering sempurna sangat efektif untuk menutup pori-pori nat sehingga air dan kotoran tidak mudah meresap ke dalam.