Alasan Kenapa Juventus Wajib Lolos Liga Champions

Juventus harus finis empat besar demi tiket Liga Champions dan menjaga stabilitas finansial serta daya saing musim depan.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 25 Maret 2026, 23:40 WIB
Wasit Portugal, Joao Pinheiro, menunjukkan kartu merah kepada bek Inggris Juventus bernomor punggung 6, Lloyd Kelly (kiri), selama pertandingan leg kedua babak play-off babak gugur Liga Champions UEFA antara Juventus FC dan Galatasaray SK di stadion Allianz di Turin, pada 26 Februari 2026. (Isabella BONOTTO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Juventus berada dalam situasi genting menjelang akhir musim karena target finis empat besar Liga Italia belum sepenuhnya aman. Kegagalan mengamankan tiket Liga Champions akan menjadi pukulan besar bagi klub asal Turin tersebut.

Performa tim memang menunjukkan peningkatan dalam beberapa pekan terakhir, tetapi konsistensi masih menjadi persoalan utama. Hasil yang tidak stabil membuat mereka belum mampu mengamankan posisi di zona aman klasemen.

Persaingan menuju posisi keempat juga semakin ketat dengan kehadiran beberapa rival langsung. Setiap pertandingan kini menjadi penentu, dan kehilangan poin sekecil apa pun dapat berdampak besar.


Tekanan Finansial dan Investasi Besar Juventus

Logo lama Juventus telah dihilangkan di stadion Allianz, Turin. (AFP / MIGUEL MEDINA)

Tekanan terhadap Juventus tidak hanya datang dari sisi olahraga, tetapi juga dari aspek finansial klub. Investasi besar dalam beberapa tahun terakhir menuntut hasil konkret berupa partisipasi di kompetisi elite Eropa.

Jurnalis Italia, Xavier Jacobelli, menegaskan pentingnya hal tersebut dalam analisisnya. Ia mengungkapkan, “Sejak 2020, tahun terakhir Juventus menjuarai liga bersama Maurizio Sarri, klub telah menghabiskan €875 juta (sekitar Rp15,3 triliun) untuk transfer pemain.”

Ia menambahkan bahwa angka tersebut tidak sejalan dengan hasil di lapangan. Selain itu, klub juga telah melakukan empat kali rekapitalisasi sejak 2019 dengan total €998 juta (sekitar Rp17,4 triliun).

Menurut Jacobelli, kondisi ini membuat kelolosan ke Liga Champions menjadi sangat krusial. Ia mengatakan bahwa tanpa tiket tersebut, ruang gerak Juventus di bursa transfer akan sangat terbatas.


Ujian Fokus dan Konsistensi Juventus

Pelatih Juventus asal Italia, Luciano Spalletti (kiri), berbicara dengan bek Juventus asal Prancis bernomor punggung 15, Pierre Kalulu Kyatengwa, selama pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan Lazio di stadion Allianz di Turin, Senin dini hari WIB. (Isabella BONOTTO/AFP)

Memasuki fase akhir musim, tekanan terhadap skuad Juventus semakin meningkat. Jadwal pertandingan yang sulit membuat mereka harus tampil maksimal di setiap laga.

Tim harus menjaga fokus dan konsistensi jika ingin menghindari kehilangan poin penting. Kesalahan kecil bisa dimanfaatkan pesaing untuk mengambil alih posisi di klasemen.

Kabar mengenai potensi kelanjutan proyek bersama Luciano Spalletti juga menjadi bagian dari perencanaan jangka panjang klub. Namun, keberhasilan proyek tersebut sangat bergantung pada partisipasi di Liga Champions musim depan.

Juventus kini berada di persimpangan penting yang akan menentukan arah klub ke depan. Finis di empat besar bukan sekadar target, tetapi kebutuhan mendesak demi menjaga stabilitas dan daya saing mereka di level tertinggi.

Sumber: juvefc


Klasemen Serie A/Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya