Liputan6.com, Jakarta - Kini, membuat kudapan sehat bisa dilakukan dengan memanfaatkan bahan lokal yang sederhana. Salah satu pilihan favorit keluarga adalah resep bolu ubi kukus yang memadukan rasa manis alami ubi dengan kelembutan adonan yang mengembang sempurna.
Proses pembuatannya juga tergolong praktis karena hanya membutuhkan teknik yang rumit agar hasil bolu kukus tidak bantet. Pada artikel Liputan6.com ini akan membahas cara membuat bolu kukus ubi agar mendapatkan tekstur berongga dan lembut di setiap gigitan. Simak selengkapnya!
Advertisement
Resep Bolu Ubi Kukus
Bahan-Bahan:
- 200 gram ubi ungu atau kuning
- 200 gram tepung terigu protein sedang
- 4 butir telur ayam
- 180 gram gula pasir
- 100 ml santan kental
- 100 ml minyak goreng
- 1 sdt ovalet atau cake emulsifier lainnya
- 1 sachet kental manis
- ¼ sdt garam
- ¼ sdt vanili
Langkah-Langkah Membuat:
1. Kukus ubi hingga benar-benar empuk, lalu kupas kulitnya. Haluskan ubi selagi panas menggunakan garpu atau saringan kawat agar teksturnya sangat halus. Campurkan ubi halus tersebut dengan santan, kental manis, dan minyak goreng. Aduk rata hingga membentuk pasta yang licin, lalu sisihkan.
2. Siapkan wadah bersih. Masukkan telur, gula pasir, dan ovalet. Gunakan mixer dengan kecepatan tinggi hingga adonan berubah warna menjadi putih pucat, mengental, dan meninggalkan jejak yang tidak mudah hilang saat alat diangkat. Proses ini biasanya memakan waktu 7–10 menit dan merupakan kunci utama agar bolu berongga ringan.
3. Turunkan kecepatan mixer ke posisi paling rendah, lalu masukkan tepung terigu yang sudah diayak, garam, dan vanili secara bertahap. Cukup aduk sebentar saja agar udara yang sudah masuk ke dalam telur tidak terbuang kembali.
4. Matikan mixer. Masukkan pasta ubi yang sudah disiapkan di awal. Gunakan spatula dengan teknik aduk balik yaitu melipat adonan dari bawah ke atas. Pastikan pasta ubi dan minyak tercampur rata sepenuhnya. Jika ada endapan minyak di dasar wadah, bolu berisiko menjadi bantet atau keras di bagian bawah.
5. Panaskan kukusan terlebih dahulu hingga uapnya melimpah. Jika menggunakan kukusan biasa, bungkus tutupnya dengan kain serbet agar air tidak menetes ke adonan.
6. Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah diolesi sedikit minyak. Kukus dengan api sedang selama kurang lebih 30–35 menit. Jangan membuka tutup kukusan sebelum waktunya agar bolu tidak kempis.
7. Setelah matang, cek bolu kukus dengan tusuk dengan lidi. Jika tidak ada adonan menempel berarti sudah matang. Matikan api dan biarkan bolu berada di dalam kukusan selama 2-3 menit sebelum dikeluarkan. Tunggu hingga agak dingin agar serat rongganya terlihat rapi dan tidak hancur.
Pertanyaan Umum tentang Topik
1. Mengapa bolu ubi menjadi bantet atau tidak mengembang?
Penyebab utama biasanya karena pengocokan telur dan SP kurang kental berjejak, atau terdapat endapan minyak/santan di dasar adonan saat proses pengadukan akhir. Pastikan teknik aduk balik dilakukan hingga benar-benar homogen.
2. Bolehkah mengganti ubi ungu dengan jenis ubi lain?
Bisa. Resep ini berlaku untuk semua jenis ubi seperti ubi cilembu, ubi kuning, atau ubi putih. Pastikan ubi dihaluskan hingga benar-benar lembut agar tidak ada gumpalan serat di dalam bolu.
3. Kenapa permukaan bolu bergelombang atau pecah saat dikukus?
Hal ini biasanya disebabkan oleh api yang terlalu besar atau air kukusan yang menetes ke permukaan adonan. Gunakan api sedang yang stabil dan alasi tutup kukusan dengan kain serbet bersih.
4. Berapa lama bolu ubi kukus dapat bertahan?
Dalam suhu ruang, bolu ini bertahan sekitar 2–3 hari karena mengandung santan. Jika disimpan di dalam wadah kedap udara dan dimasukkan ke kulkas, daya tahannya bisa mencapai 5–7 hari.
5. Bisakah minyak sayur diganti dengan margarin cair?
Bisa. Margarin cair akan memberikan aroma yang lebih gurih dan tekstur yang sedikit lebih padat, sementara minyak sayur cenderung membuat bolu terasa lebih ringan dan tetap lembut meskipun sudah dingin.