Update iOS 26.4 Bikin iPhone Makin Susah Dicuri!

Fitur Stolen Device Protection akan menjadi aktif secara default di iOS 26.4. Menjadikan iPhone makin sulit untuk dicuri.

oleh IskandarDiterbitkan 25 Maret 2026, 13:02 WIB
Update iOS 26.4. Liputan6.com/Iskandar

Liputan6.com, Jakarta - Apple kembali memperkuat sistem keamanan bagi pengguna iPhone melalui pembaruan sistem operasi teranyar, iOS 26.4.

Langkah signifikan diambil raksasa teknologi ini dengan mengubah status fitur Stolen Device Protection (Perlindungan Perangkat Dicuri) menjadi aktif secara bawaan (default).

Fitur ini sebenarnya bukan hal baru. Pertama kali diperkenalkan pada iOS 17.3, Stolen Device Protection dirancang sebagai respons terhadap tren pencurian iPhone yang kian mengkhawatirkan.

Dalam banyak kasus, pencuri tidak hanya mengincar fisik ponsel, tetapi juga mengintai kode sandi (passcode) layar kunci korban untuk menguasai perangkat sepenuhnya, menghapus data demi kepentingan jual kembali, hingga mengakses informasi sensitif.

Cara kerja fitur ini mengandalkan kecerdasan lokasi. Jika sistem mendeteksi perangkat berada di lokasi yang tidak dikenal (jauh dari rumah atau kantor), Apple akan memberlakukan jeda keamanan selama satu jam untuk tindakan-tindakan kritis, seperti mengganti kata sandi ID Apple atau menghapus data ponsel (factory reset).

Artinya, jika kamu berada di rumah, proses pengaturan ulang tetap bisa dilakukan secara instan. Namun, jika upaya tersebut dilakukan di kota atau wilayah lain, sistem akan mewajibkan otentikasi ulang satu jam kemudian.

Jeda waktu ini sangat krusial guna memberikan kesempatan bagi pemilik asli untuk menyadari kehilangan dan melaporkan perangkat mereka melalui Find My.  

Perubahan di iOS 26.4

Perbedaan mendasar pada iOS 26.4 terletak pada metode aktivasi. Sebelumnya, pengguna harus masuk ke pengaturan secara manual untuk mengaktifkan fitur tersebut. Kini, setelah pengguna melakukan pembaruan ke iOS 26.4, fitur perlindungan akan langsung aktif secara otomatis.

Bagi pengguna yang merasa keberatan dengan proteksi ekstra ini, Apple tetap memberikan kendali penuh. Pengguna dapat menonaktifkan fitur Stolen Device Protection secara manual melalui menu Settings.

Namun, para ahli keamanan siber sangat menyarankan agar fitur ini tetap aktif mengingat risiko pencurian identitas yang terus mengintai.

 

Persaingan Fitur Keamanan

Langkah Apple ini menambah daftar panjang lapisan keamanan yang sudah ada sebelumnya, seperti kemampuan mengunci setiap aplikasi dengan Face ID atau menyembunyikannya dalam folder tersembunyi (Hidden Folder).

Meski demikian, ekspektasi publik terhadap inovasi keamanan Apple tetap tinggi. Beberapa pengamat membandingkan langkah ini dengan kompetitor, seperti Samsung yang telah menyematkan fitur Privacy Display pada Galaxy S26 Ultra untuk mencegah aksi pengintipan layar di ruang publik.

Dengan menjadikan Stolen Device Protection sebagai fitur bawaan, Apple mengirimkan pesan jelas: kenyamanan pengguna tidak boleh mengorbankan keamanan data.

Di tengah ancaman kejahatan digital yang makin canggih, satu jam jeda keamanan bisa menjadi penentu antara data yang selamat atau identitas yang tercuri.

Infografis Cek Fakta 3 Cara Melindungi Data Pribadimu dari Pencurian (liputan6.com/Triyasni)

Infografis Cek Fakta 3 Cara Melindungi Data Pribadimu dari Pencurian (liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya