Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergejolak usai libur panjang Nyepi dan Lebaran 2026. Awal sesi perdagangan, IHSG hari ini sempat dibuka melemah, dan berbalik arah menghijau.
Mengutip data RTI, IHSG naik 0,75% ke posisi 7.159 pukul 11.05 WIB. Pada pembukaan perdagangan, IHSG melemah 22,21 poin ke posisi 7.084,62. Indeks saham LQ45 menguat 1,3% ke posisi 731,07. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Advertisement
Analis PT MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG menguat setelah dibuka melemah masih inline dengan teknikal yang disampaikan Rabu pagi ini. Di sisi lain, penguatan IHSG tersebut didorong sektor energi. “Kami perkirakan berhubungan dengan kondisi konflik Timur Tengah yang diberitakan akan ada negosiasi antara Iran dengan Amerika Serikat, serta jalur supply energi yang dibuka untuk beberapa negara meskipun masih dalam pengawasan Iran,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.
Ia memprediksi, IHSG berpotensi menguat hingga sesi kedua perdagangan saham Rabu pekan ini. Seiring IHSG yang menguat, Herditya menuturkan, investor dapat trading terlebih dahulu. “Kami mencermati masih ada potensi koreksi ke depan,” kata dia.
Pada sesi pertama, IHSG sempat berada di level tertinggi 7.212,94 dan level terendah 7.057,22. Sebanyak 497 saham menguat sehingga angkat IHSG. 211 saham melemah dan 110 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.189.227 kali dengan volume perdagangan saham 22,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.886.
Mayoritas sektor saham menghijau. Sektor saham energi naik 3,3%, sektor saham industri bertambah 3,37%, sektor saham consumer nonsiklikal menanjak 0,99%. Kemudian sektor saham consumer siklikal bertambah 2,47%, sektor saham properti naik 0,17%, sektor saham infrastruktur mendaki 1,43% dan sektor saham transportasi melesat 2,68%.
Sementara itu, sektor saham basic turun 0,62%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,10%, sektor saham keuangan turun 1,25%, dan sektor saham teknologi melemah 0,86%.
Top Gainers-Losers
Saham-saham LQ45 yang masuk top gainers antara lain:
- Saham ASII naik 7,33%
- Saham BUMI naik 7,77%
- Saham AMMN naik 7,13%
- Saham ITMG naik 6,43%
- Saham PTBA naik 5,84%
Saham-saham LQ45 yang masuk top losers antara lain:
- Saham BBNI melemah 7,74%
- Saham UNVR melemah 3,50%
- Saham ANTM melemah 2,13%
- Saham MEDC melemah 2,22%
- Saham MDKA melemah 2,42%
Saham-saham LQ45 teraktif berdasarkan nilai antara lain:
- Saham BBCA senilai Rp 1,2 triliun
- Saham BMRI senilai Rp 1 triliun
- Saham BUMI senilai Rp 828,7 miliar
- Saham BBRI senilai Rp 658,7 miliar
- Saham BBNI senilai Rp 588,8 miliar
Saham-saham LQ45 teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:
- Saham BUMI tercatat 62.850 kali
- Saham BBRI tercatat 46.537 kali
- Saham BBCA tercatat 33.739 kali
- Saham BBNI tercatat 31.901 kali
- Saham ANTM tercatat 26.949 kali
Pembukaan IHSG pada 25 Maret 2026
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini Rabu 25 Maret 2026 dibuka melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke posisi 7.084,62. IHSG dibuka memerah usai libur panjang Lebaran 2026.
Dikutip dari Antara, Rabu (25/3/2026), kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,20 poin atau 0,17 persen ke posisi 723,60.
Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini 25 Maret 2026
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Rabu, (25/3/2026). IHSG hari ini berpotensi turun di kisaran 6.745-6.887. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG naik 1,2% ke posisi 7.106 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, area penguatan terdekat di 7.115 pun sudah tercapai pada Selasa, 17 Maret 2026.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam atau wave (2) pada label merah.
"Hal tersebut berarti, terdapat kemungkinan IHSG masih akan melanjutkan koreksinya ke rentang 6.745-6.887. Adapun area penguatan terdekat berikutnya berada di 7.176-7.238,” kata Herditya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.991,6.843 dan level resistance 7.156,7.239 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 7.000-7.240.