Prabowo Tegaskan Investasi AS Harus Ikut Aturan, Hilirisasi Syarat Mutlak

Presiden Prabowo memastikan investasi asing, termasuk dari AS, tetap terbuka tetapi harus tunduk pada aturan nasional, harga pasar, dan mendukung hilirisasi.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 23 Maret 2026, 11:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto bertemu sejumlah pimpinan redaksi dan pengamat di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tetap terbuka terhadap kerja sama investasi dengan Amerika Serikat (AS). Namun, seluruh investasi yang masuk wajib mengikuti aturan nasional dan tidak boleh mengabaikan kepentingan negara.

Menurut Prabowo, pembahasan terkait perjanjian tarif dengan AS tidak mengubah prinsip dasar Indonesia dalam mengelola investasi, khususnya di sektor sumber daya alam.

Ia menyoroti pentingnya penerapan harga pasar internasional dalam pengelolaan mineral kritis agar Indonesia tetap memperoleh nilai ekonomi optimal.

“Soal critical mineral. Saya sudah katakan, kita terbuka. But everything at market price. At economic price,” ujar Prabowo dalam wawancara yang dikutip, Senin (23/3/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keterbukaan investasi tidak berarti memberikan keleluasaan tanpa batas kepada investor asing.

 

Bukan Hal Baru, Freeport Jadi Contoh

Presiden Prabowo Subianto bertemu sejumlah pimpinan redaksi dan pengamat di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat. (Istimewa)

Prabowo menjelaskan bahwa keterlibatan pihak asing dalam sektor pertambangan di Indonesia bukanlah hal baru. Pemerintah telah lama membuka peluang tersebut, selama investor mengikuti aturan yang berlaku.

Ia mencontohkan kerja sama dengan Freeport-McMoRan yang telah berlangsung selama puluhan tahun dan kini menjadi salah satu kontributor pendapatan terbesar negara.

“Jadi kalau dia mau ikut (aturan), kita izin kan mereka mining di Freeport. Sudah berapa puluh tahun. Freeport sekarang menghasilkan salah satu revenue kita yang paling besar. Kita izin kan,” jelasnya.

Menurut Prabowo, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa investasi asing dapat memberikan manfaat besar selama dijalankan sesuai regulasi nasional.

 

Hilirisasi Jadi Syarat Utama, Tak Boleh Ekspor Bahan Mentah

Presiden Prabowo Subianto bertemu sejumlah pimpinan redaksi dan pengamat di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat. (Istimewa)

Meski terbuka terhadap investasi asing, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tetap mengutamakan kebijakan hilirisasi sebagai syarat utama.

Indonesia tidak lagi mengizinkan ekspor bahan mentah tanpa proses pengolahan di dalam negeri. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan memperkuat ekonomi nasional.

“Bahan mentah, kita minta di processing. Kalau dia mau mining dan proses di sini, tetap dong,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa mineral kritis merupakan komoditas strategis yang harus memberikan manfaat maksimal bagi Indonesia.

Critical mineral itu is a commodity. If they pay international market price, mau dia yang main atau kita yang main, we get the economic value. Yang penting kita kasih access,” ujarnya.

Dengan prinsip tersebut, pemerintah memastikan investasi asing tetap terbuka, namun harus mendukung hilirisasi dan memberikan nilai ekonomi optimal bagi Indonesia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya