Ribuan Rumah Warga Depok Terendam Banjir Saat Lebaran Hari Pertama

Wilayah terdampak banjir berada di Kecamatan Cimanggis, Sukmajaya, Cilodong dan Tapos.

oleh Dicky Agung PrihantoDiterbitkan 22 Maret 2026, 14:31 WIB
Sejumlah kendaraan terendam banjir yang melanda wilayah Depok. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Rumah warga kebanjiran usai hujan deras melanda Kota Depok, pada hari raya Idulfitri, Sabtu (21/3/20206). Akibat hujan deras menyebabkan 3.675 rumah terendam banjir dan 14.700 jiwa terdampak. 

Kabid Penanggulangan Bencana pada DPKP Kota Depok, Denny Romulo mengatakan, pihaknya bersama petugas gabungan hingga Brimob membantu warga terdampak banjir. Pada saat banjir lokasi area yang terdampak banjir cukup luas. 

“Wilayah terdampak banjir berada di Kecamatan Cimanggis, Sukmajaya, Cilodong dan Tapos,” ujar Denny saat dikonfirmasi Liputan6.com, Minggu (22/3/2026).

Adapun banjir di wilayah Cimanggis meliputi Kelurahan Mekarsari sebanyak delapan RW, Kelurahan Tugu dua RW, Kelurahan Pasir Gunung Selatan satu RW. Untuk Kecamatan Sukmajaya banjir berada di Kelurahan Sukmajaya sebanyak satu RT. Untuk Kecamatan Cilodong sebanyak satu RW dan Kecamatan Tapos sebanyak satu RT.

Data jumlah kepala keluarga terdampak banjir di Kecamatan Cimanggis sebanyak 3.510 kepala keluarga. Untuk wilayah Kecamatan Sukmajaya sebanyak tiga kepala keluarga, Kecamatan Cilodong sebanyak 110 kepala keluarga, dan Kecamatan Tapos sebanyak 40 kepala keluarga.

“Total keseluruhannya mencapai 3.675 rumah terendam banjir dan   14.700 jiwa,” terang Denny.

Berdasarkan hasil penelusuran DPKP Kota Depok banjir disebabkan hujan deras yang terjadi sejak pukul 15.00 WIB di sejumlah wilayah Depok. Tingginya curah hujan mengakibatkan meluapnya air Kali Cikupa, Kali Cipinang, Kali Jantung, Kali Laya dan Situ Pedongkelan.

“Untuk ketinggian air saat banjir mulai dari 50 sentimeter hingga 160 sentimeter,” ucap Denny.

 

Sejumlah anak dilakukan evakuasi usai terjebak banjir di Depok. (Istimewa)

Fokus Evakuasi Warga

Denny mengungkapkan, selain merendam rumah warga banjir turut merendam motor dan mobil milik warga yang tidak diselamatkan. Tidak sedikit kendaraan milik warga yang terendam banjir karena tidak sempat untuk diselamatkan.

“Banjir turut disebabkan adanya sumbatan sampah sehingga air meluap,” ungkap Deny.

Denny menuturkan, DPKP Kota Depok akan berkoordinasi dengan dinas terkait lainnya terkait penanganan pasca banjir. Begitupun dengan bantuan kebersihan kepada wilayah terdampak banjir akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial. 

“Kami berupaya secara maksimal membantu mengevakuasi warga bersama petugas gabungan, saat ini banjir telah surut di wilayah terdampak,” tutur Denny.

Untuk diketahui, hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Depok sejak Sabtu (21/1/2026) sore menyebabkan sejumlah wilayah mengalami banjir.

"Ada tiga titik laporan banjir yang kami terima," kata Kabid Penanggulangan Bencana pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo saat dihubungi.

Dia menerangkan, banjir terjadi di wilayah Cimanggis dan Sukmajaya. 

“Petugas kami sudah mendatangi lokasi banjir untuk melakukan penanganan,” jelas Denny. 

Adapun diduga banjir terjadi akibat tanggul jebol lantaran tak kuat menahan luapan Kali Cikumpa.

“Info yang masuk ada tanggul jebol di Sukmajaya, mungkin karena intensitas air di kali cukup besar,” kata Denny.

Menurut dia, ketinggian banjir masih bervariasi, namun secara bertahap air mulai surut.

“Paling tinggi itu 1,5 meter, namun sekarang sudah mulai surut,” ungkap Denny.

Sementara, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan adanya korban jiwa atau luka-luka akibat banjir tersebut.

“Petugas sedang melakukan penanganan dan mengumpulkan data,” kata Denny. 

Denny pun mengimbau warga terdampak banjir untuk bisa mengevakuasi barang berharga ke lokasi yang jauh lebih aman. Dia pun juga berpesan, agar warga dapat mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Depok. 

“Kami minta maaf atas musibah banjir ini, kami akan berusaha maksimal membantu warga terdampak banjir,” kata Denny.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya