Liputan6.com, Jakarta - DPP Partai Golkar mendukung imbauan pemerintah agar perayaan Idulfitri tahun ini digelar secara sederhana. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily melihat imbauan pemerintah itu sangat tepat di situasi saat ini.
"Tanpa mengurangi silaturahmi kita antara sesama anak bangsa dan sesama umat tentu kita harapkan masyarakat didorong untuk lebih efisien, untuk lebih melakukan penghematan," kata dia di Masjid Syaharatun Thayyibah, DPP Golkar, Jakarta Barat, pada Sabtu (21/3/2026).
Advertisement
Kondisi global berdampak ke dalam negeri. Karena itu, kepentingan nasional harus diutamakan dan menjadi prioritas.
“Tentu kita kedepankan kepentingan nasional kita agar apa situasi yang dihadapi saat ini tentu akan kita hadapi dengan sebaik-baiknya gitu ya sehingga kita bisa apa namanya menghadapi situasi saat ini menjadi lebih baik," ujar dia.
Partai Golkar memaknai Idulfitri sebagai momentum pengendalian diri. Nilai yang terkandung selama bulan Ramadan hendaknya terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari.
“Idulfitri jadi upaya menghadirkan semangat Ramadan untuk mengendalikan diri,” tegas Ace.
Dalam momen ini, dia juga menyinggung pentingnya persatuan di tengah ketidakpastian global. Momen Lebaran harus memperkuat kekompakan sebagai sesama anak bangsa.
“Kita jaga kebersamaan, kekeluargaan, dan tingkatkan kepedulian sosial,” ucapnya.
Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, menyampaikan salam Lebaran dari Fakfak, Papua Barat. Perayaan di daerah menurut dia sebagai simbol kebersamaan nasional.
“Idulfitri dirayakan dengan kegembiraan di seluruh Indonesia,” tandas dia.