Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan krusial akan tersaji di Allianz Stadium, Minggu (22/3/2026) pukul 02.45 WIB, kala Juventus menjamu Sassuolo dalam lanjutan Liga Italia. Laga Juventus vs Sassuolo menjadi sangat penting bagi tuan rumah yang tengah berjuang keras untuk mengamankan satu tiket ke Liga Champions musim depan. Sementara itu, Sassuolo berupaya bangkit dari dua kekalahan beruntun dan mencuri poin di kandang lawan.
Persaingan di papan atas Serie A semakin memanas dengan hanya sembilan pertandingan tersisa. Juventus saat ini berada di posisi kelima klasemen dengan 53 poin, hanya terpaut satu poin dari Como yang menempati posisi keempat, dan unggul dua poin dari AS Roma di posisi keenam. Ketatnya perolehan poin ini membuat setiap pertandingan menjadi final bagi ketiga tim tersebut dalam perebutan zona Liga Champions.
Advertisement
Juventus datang ke pertandingan ini dengan modal dua kemenangan beruntun di liga, menunjukkan peningkatan performa di saat yang tepat. Namun, Sassuolo, yang baru promosi kembali ke kasta tertinggi Italia tahun lalu, juga memiliki motivasi tinggi meskipun baru saja menelan dua kekalahan berturut-turut.
Misi Juventus Amankan Tiket Liga Champions
Meskipun berhasil meraih dua kemenangan beruntun, Juventus masih berada di luar zona Liga Champions, sebuah posisi yang tidak ideal bagi tim sekelas Bianconeri. Mereka kini menempati peringkat kelima di tabel Serie A, dengan Como berada satu tingkat di atasnya dengan keunggulan tipis satu poin.
Kemenangan terakhir Juventus diraih atas Udinese berkat gol di babak pertama dari pemain pinjaman Jeremie Boga. Hasil ini sedikit mengangkat moral tim di tengah persaingan ketat dengan AS Roma dan Como untuk memperebutkan satu tempat di Liga Champions musim depan.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memiliki kesempatan emas untuk mencatatkan rekor pribadi. Dengan 299 kemenangan Serie A dari 579 pertandingan, Spalletti akan menjadi pelatih keempat yang mencapai 300 kemenangan di Serie A jika Juventus berhasil mengalahkan Sassuolo.
Juventus juga memiliki rekor pertemuan yang dominan atas Sassuolo. Setelah meraih kemenangan 3-0 pada pertandingan sebelumnya di bulan Januari, Juventus telah mengumpulkan poin maksimal dari dua pertemuan terakhir, mencetak enam gol tanpa balas. Ini menjadi modal penting bagi Bianconeri untuk meraih kemenangan ketiga berturut-turut atas Sassuolo.