Cek Harga Beras hingga Minyak Goreng di Jakarta Jelang Idul Fitri 1447 H

Simak rincian harga pangan di Jakarta menjelang Lebaran Idul

oleh Immanuel ChristianDiterbitkan 20 Maret 2026, 18:00 WIB
BPS merilis dari kelompok pengeluaran, bagan makanan mengalami deflasi sebesar 0,07% dengan andil dalam inflasi September 2016 sebesar -0,01%, Jakarta, Senin (3/10). Harga beras dan telur ayam terkoreksi turun. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan harga kebutuhan pokok atau harga pangan di ibu kota tetap stabil pada H-1 Idulfitri 1447 Hijriah. Berdasarkan pemantauan harian, komoditas seperti beras, ayam, sayur, hingga daging masih dalam kondisi terkendali.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rente Allo, mengatakan stabilitas harga dipengaruhi penguatan distribusi dan ketersediaan stok menjelang Lebaran.

“Pada H-1 Idulfitri 1447 Hijriah ini, harga kebutuhan pokok di Jakarta berada dalam kondisi stabil. Memang terdapat kenaikan pada sejumlah komoditas, namun masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu daya beli masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (20/3/2026).

Data menunjukkan harga beras relatif stabil, dengan beras IR I di kisaran Rp15.000–Rp15.600 per kilogram, IR II sekitar Rp14.500, dan IR III sekitar Rp13.500. Beras premium seperti Setra I berada di kisaran Rp16.300–Rp16.400 per kilogram.

“Data ini menunjukkan bahwa pasokan beras di Jakarta relatif aman dan distribusi berjalan baik. Tidak ada lonjakan signifikan jelang Idulfitri,” kata Elisabeth.

Untuk protein hewani, harga daging ayam sekitar Rp45.000 per kilogram. Daging sapi berada di kisaran Rp140.000 hingga Rp155.000 per kilogram, sedangkan daging kambing relatif stabil di kisaran Rp151.000 per kilogram dengan penurunan tipis.

“Untuk daging sapi berada di kisaran Rp140.000 hingga Rp155.000 per kilogram tergantung jenis potongan. Lalu untuk daging kambing relatif stabil di kisaran Rp151.000 per kilogram dan bahkan mengalami penurunan tipis,” paparnya.

 

Kenaikan Harga Cabai

Jelang perayaan tahun baru Imlek, sejumlah harga pangan di pasaran terpantau masih tinggi, seperti cabai rawit merah Rp 60.000/kg, cabai keriting Rp 40.000/kg dan bawang merah Rp 42.000/kg. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sementara itu, cabai menjadi komoditas dengan kenaikan paling signifikan. Cabai rawit merah mencapai Rp115.000 per kilogram, diikuti kenaikan pada cabai merah keriting dan cabai merah besar.

“Khusus cabai ini terjadi kenaikan signifikan. Kenaikan ini sangat dipengaruhi faktor cuaca dan distribusi, sehingga fluktuasinya lebih tinggi. Namun kami terus melakukan intervensi pasar untuk menjaga kestabilan,” tambah Elisabeth.

Harga minyak goreng curah berada di kisaran Rp20.000–Rp21.000 per kilogram, naik tipis namun masih terkendali. Komoditas lain seperti telur ayam, bawang, dan sayuran juga relatif stabil meski mengalami kenaikan ringan.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, kami terus berupaya memastikan stok pangan mencukupi hingga pasca-Lebaran. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari bazar pangan murah di 43 titik se-Jakarta, kerja sama antar daerah, hingga pemantauan distribusi secara real-time,” kata Elisabeth.

  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya