Liputan6.com, Jakarta - Aksi tawuran yang melibatkan dua kelompok terjadi di Jalan Raya Merdeka Sukmajaya, Depok. Akibat tawuran, satu buah kelontong terbakar akibat terkena petasan yang dinyalakan saat terjadi tawuran.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi membenarkan adanya dua kelompok yang terlibat tawuran. Tawuran terjadi pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Tawuran ini menimbulkan warung kelontong terbakar.
Advertisement
“Iya betul,” ujar Made saat dikonfirmasi.
Made menjelaskan, aksi tawuran diketahui dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi. Salah seorang saksi yang sedang nongkrong di rumahnya tidak jauh dari lokasi, sempat adanya suara keramaian.
“Ada dua saksi yang sudah dimintai keterangan, yakni saksi yang sedang nongkrong dan saksi sedang berjualan,” jelas Made.
Berdasarkan keterangan saksi yang sedang berjualan, sempat mendengar adanya keramaian. Tidak lama berselang, melihat beberapa kali suara letusan yang berasal dari petasan yang dinyalakan.
“Diduga petasan yang dinyalakan menjadi pemicu terjadinya kebakaran,” ucap Made.
Tidak lama kemudian, saksi melihat gardu optic mengalami kebakaran sehingga menimbulkan terjadinya api. Selain itu, api sempat membesar dan mengenai warung kelontong yang berada di lokasi terjadinya kebakaran akibat petasan.
“Warga sekitar sempat berusaha untuk memadamkan api menggunakan ember berisikan air, namun tidak berhasil” terang Made.
Made mengungkapkan, warga berusaha memadamkan api. Namun tidak kunjung padam dan semakin membesar. Akhirnya warga berusaha menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, meminta bantuan pemadaman.
“Selang beberapa menit petugas Damkar datang menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran dan api pun dapat segera dipadamkan,” ungkap Made.
Setelah mendapatkan penanganan akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.20 WIB. Namun nahas, warung kelontong milik warga hangus terbakar akibat api yang berasal dari petasan.
“Saat ini masih dilakukan penyelidikan kepolisian,” tutupnya.