Liputan6.com, Jakarta - Mudik Lebaran bisa menjadi hal yang menantang bagi pasien saraf kejepit. Perjalanan panjang dan lama kerap membuat pasien tidak nyaman.
Guna mengurangi rasa tidak nyaman, dokter spesialis ortopedi dan traumatologi konsultan tulang belakang, Omar Luthfi memberikan lima tips, yakni:
Advertisement
Ubah posisi duduk secara berkala
Hindari duduk dalam satu posisi terlalu lama. Cobalah sedikit mengubah posisi setiap 30–60 menit untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang.
Lakukan peregangan ringan
Setiap 1–1,5 jam, sempatkan untuk berdiri dan melakukan peregangan ringan. Jika memungkinkan, berjalan sebentar di rest area.
Gunakan penyangga pinggang (lumbar support)
Tambahkan bantal kecil atau gulungan handuk di punggung bawah untuk membantu menjaga posisi tulang belakang tetap netral.
Atur jadwal istirahat
Jangan memaksakan perjalanan tanpa jeda. Istirahat secara berkala membantu otot dan saraf tetap relaks.
Siapkan kondisi sebelum berangkat
“Jika Anda memiliki riwayat nyeri yang cukup sering kambuh, sebaiknya pastikan kondisi sedang stabil sebelum perjalanan,” kata dokter dari Eka Hospital Cibubur ini.
Mudik Aman, Tulang Belakang Nyaman
Omar menambahkan, perjalanan jauh memang bisa menjadi tantangan bagi pengidap nyeri tulang belakang. Namun dengan pemahaman yang baik dan persiapan yang tepat, mudik tetap bisa dijalani dengan lebih nyaman dan aman.
“Jika keluhan sering berulang atau mengganggu aktivitas, konsultasi dengan dokter spesialis dapat membantu menentukan penyebab dan penanganan yang sesuai,” katanya.
Jika muncul keluhan seperti:
- Nyeri menjalar yang berat
- Kelemahan pada tangan atau kaki
- Kesemutan yang semakin luas.
Sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya.
Mengenal Saraf Kejepit
Istilah “saraf kejepit” digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika saraf mengalami tekanan, baik dari bantalan tulang belakang, tulang, maupun jaringan di sekitarnya.
Kondisi ini dapat menimbulkan keluhan seperti:
- Nyeri punggung atau leher
- Nyeri yang menjalar ke lengan atau kaki
- Kesemutan atau baal.
“Namun perlu diingat, tidak semua nyeri punggung berarti saraf kejepit,” pungkasnya.