Garuda Indonesia Group Terbangkan 77 Ribu Penumpang pada Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Garuda Indonesia menerbangkan 77 ribu penumpang pada puncak arus mudik. Maskapai ini mencatat tingkat ketepatan waktu (OTP) hingga 98 persen di Bandara Soetta.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 19 Maret 2026, 18:15 WIB
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. (dok. Biro Komunikasi Publik Kemenpar)

Liputan6.com, Jakarta - Selama puncak arus mudik Lebaran 2026, Garuda Indonesia Group mencatat sedikitnya 77 ribu penumpang telah diterbangkan melalui jaringan penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink.

Pada momentum tersebut, Garuda Indonesia melayani 34 ribu penumpang melalui 227 penerbangan, sementara Citilink mengangkut 43 ribu penumpang melalui 276 penerbangan. Angka ini mencakup pengoperasian 25 penerbangan tambahan (extra flight) oleh Garuda Indonesia dan 26 penerbangan tambahan oleh Citilink guna mengakomodasi lonjakan kebutuhan mobilitas masyarakat.

"Khusus untuk keberangkatan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Garuda Indonesia Group mencatatkan trafik sedikitnya 34 ribu penumpang, yang terdiri atas 18 ribu penumpang melalui 108 penerbangan Garuda Indonesia dan 16 ribu penumpang melalui 92 penerbangan Citilink," ungkap Corporate Communications Division Head PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Dicky Irchamsyah.

Memasuki periode peak season ini, Garuda Indonesia terus memastikan kesiapan operasional secara optimal guna mengantisipasi lonjakan trafik. Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan bandara diperkuat untuk memastikan kelancaran layanan end-to-end, mulai dari area check-in hingga penanganan bagasi.

"Khusus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kami menyiapkan sedikitnya 30 counter check-in guna memastikan proses keberangkatan berjalan lebih lancar," kata Dicky.

 

On-Time Performance

Ilustrasi maskapai penerbangan Garuda Indonesia saat berhenti di apron Bandara Adi Soemarmo.(Liputan6.com/Fajar Abrori)

Sepanjang periode arus mudik ini, Garuda Indonesia mencatatkan capaian On-Time Performance (OTP) first departure di Bandara Soekarno-Hatta sebesar 98 persen. Sementara itu, Citilink mencatatkan rata-rata OTP first departure sebesar 100 persen di bandara yang sama.

Beberapa rute domestik dengan trafik tertinggi meliputi Jakarta menuju Denpasar, Medan, Makassar, dan Surabaya. Sedangkan untuk rute internasional, permintaan tertinggi tercatat pada tujuan Incheon, Haneda, Jeddah, dan Singapura. Garuda Indonesia Group memproyeksikan puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada 24 Maret 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya