Barcelona Gilas Newcastle 7-2: Pertandingan Ini Jauh Lebih Sulit dari Skornya!

Gelandang Barcelona Marc Bernal akui laga kontra Newcastle di Liga Champions tidak semudah skor 7-2. Strategi meredam pressing lawan jadi kunci kemenangan besar

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 19 Maret 2026, 10:27 WIB
Raphinha merayakan golnya ke gawang Newcastle bersama dengan Lamine Yamal, Kamis (19/3/2026) (AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta - Gelandang Barcelona, Marc Bernal, memberikan tanggapan terkait kemenangan mencolok timnya saat menjamu Newcastle United baru-baru ini. Ia menegaskan bahwa meski skor akhir terlihat sangat dominan, kenyataan di lapangan jauh lebih sulit.

Barcelona baru saja menuntaskan laga besar di Stadion Camp Nou dalam lanjutan leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2025/2026. Mereka meladeni tantangan wakil Inggris, Newcastle United, dalam duel penentuan.

Sebelumnya, Newcastle sanggup menahan imbang Blaugrana dengan skor 1-1 pada pertemuan pertama. Hal ini membuat banyak pihak memprediksi tim asuhan Eddie Howe tersebut akan kembali menyulitkan tuan rumah.

Namun, yang terjadi justru di luar dugaan setelah The Magpies menjadi bulan-bulanan di markas Barcelona. Tim asal Catalunya tersebut sukses menghajar tamunya dengan skor sangat telak, 7-2.


Bukan Laga yang Mudah

Gelandang Spanyol Barcelona bernomor punggung 16, Fermin Lopez, merayakan gol keempat timnya selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA antara FC Barcelona dan Newcastle United di stadion Camp Nou di Barcelona, ​​pada 19 Maret 2026. (Lluis GENE/AFP)

Dalam wawancara bersama Barca TV setelah laga usai, Marc Bernal menyatakan rasa syukurnya atas kemenangan besar tersebut. Baginya, Newcastle merupakan lawan yang memiliki kualitas untuk menyulitkan siapa pun.

Bernal menilai The Magpies sangat merepotkan barisan pertahanan Barcelona, terutama sepanjang babak pertama. Tim tamu bahkan sempat memaksa kedudukan menjadi imbang 2-2 sebelum jeda turun minum.

"Pertandingan tadi sama sekali tidak mudah, terutama di awal babak pertama," ungkap Bernal membuka percakapan. Ia mengakui bahwa situasi sempat berjalan sangat sulit bagi skuad Barcelona di fase awal laga.


Jinakkan Pressing Newcastle

Malick Thiaw (kanan) mencoba menghalau bola dari kejaran Robert Lewandowski di laga Barcelona vs Newcastle, Kamis (19/3/2026) (AP Photo/Joan Monfort)

Menurut pengamatan Bernal, ancaman terbesar Newcastle terletak pada skema tekanan tinggi atau pressing ketat yang mereka terapkan. Strategi tersebut terbukti sempat membuat aliran bola Barcelona menjadi tidak lancar.

Memasuki babak kedua, Bernal menjelaskan bahwa Barcelona berhasil menemukan formula untuk meredam tekanan agresif tersebut. Perubahan ini menjadi titik balik yang membuat tuan rumah tampil sangat dominan.

"Pada babak kedua, kami mampu mengontrol tekanan mereka dengan jauh lebih baik," jelas sang gelandang. Hal itulah yang menurutnya membuat permainan Barcelona terlihat jauh lebih mengalir dan superior setelah jeda.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya