Moises Caicedo Kecewa Berat Usai Chelsea Tersingkir dari Liga Champions

Moises Caicedo mengaku kecewa setelah Chelsea tersingkir dari Liga Champions oleh PSG. Ia menilai timnya sudah berusaha maksimal meski hasil tidak sesuai harapa

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 18 Maret 2026, 20:29 WIB
Pemain Chelsea, Moises Caicedo (kanan), berebut bola dengan pemain PSG, Warren Zaire-Emery dalam pertandingan Liga Champions di Stamford Bridge, Inggris, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Kin Cheung)

Liputan6.com, Jakarta - Moises Caicedo mengungkapkan rasa kecewanya setelah Chelsea tersingkir dari Liga Champions. Kekalahan telak dari Paris Saint-Germain membuat perjalanan The Blues harus terhenti di babak 16 besar.

Chelsea kalah agregat 2-8 dari PSG setelah kembali tumbang 0-3 pada leg kedua di Stamford Bridge, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut mempertegas dominasi tim asal Prancis dalam dua pertemuan.

Dalam pertandingan tersebut, Caicedo bahkan sempat mengenakan ban kapten setelah Enzo Fernandez ditarik keluar. Ia tetap berusaha memimpin tim di tengah situasi sulit yang dihadapi.

PSG tampil sangat efektif sejak awal laga dengan mencetak dua gol cepat dalam 15 menit pertama. Kondisi tersebut membuat peluang Chelsea untuk bangkit semakin kecil.


Hasil yang Mengecewakan untuk Semua

Ekspresi para pemain Chelsea dalam laga versus PSG di 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (AP Photo/Kin Cheung)

Caicedo mengakui kekalahan dari PSG menjadi pukulan berat bagi seluruh tim. Ia menyebut hasil tersebut sangat mengecewakan bagi semua pihak di klub.

Menurutnya, Chelsea sebenarnya sudah berusaha memberikan yang terbaik di lapangan. Namun kualitas PSG sebagai juara bertahan menjadi pembeda.

"Ini adalah hasil yang mengecewakan untuk semua orang," ucap Caicedo.

"Kami tahu PSG adalah lawan yang sangat sulit. Kami mencoba menunjukkan kemampuan terbaik kami, tetapi mereka adalah juara kompetisi ini. Kami sudah melakukan yang terbaik, tetapi tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan," lanjut Caicedo.


Chelsea Ingin Tampil Lebih Baik

Ekspresi Cole Palmer dalam laga Chelsea vs PSG di 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (AP Photo/Kin Cheung)

Caicedo menegaskan bahwa timnya sebenarnya ingin tampil lebih baik pada leg kedua. Ia berharap Chelsea bisa memberikan ancaman lebih besar kepada PSG.

Namun kenyataannya, kualitas lawan membuat situasi menjadi sulit. PSG mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik sejak awal pertandingan.

"Kami ingin tampil lebih baik, tetapi mereka adalah salah satu tim terbaik di dunia," tegas Caicedo.

"Kami kecewa dan ingin tampil lebih baik lagi," imbuh Caicedo.


Jadwal Padat Jadi Tantangan

Gelandang Argentina Chelsea #08, Enzo Fernandez (C), berebut bola selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Chelsea FC dan Paris Saint-Germain (PSG) di Stamford Bridge, London barat pada 18 Maret 2026. (FRANCK FIFE/AFP)

Caicedo juga menyoroti padatnya jadwal yang harus dijalani Chelsea. Menurutnya, situasi tersebut turut memengaruhi performa tim di lapangan.

Ia menyebut para pemain sebenarnya sudah siap berjuang. Namun menghadapi jadwal yang sangat padat membuat segalanya menjadi lebih sulit.

"Semua orang siap untuk berjuang, tetapi kami bermain di empat kompetisi dengan jeda dua atau tiga hari," beber Caicedo.

"Dalam situasi seperti ini sangat sulit karena mereka tampil sangat baik. Kami akan terus melangkah," pungkas Caicedo.

Sumber: Chelsea


Persaingan Sengit di Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya