Analisis Real Madrid: Mereka Tak Pernah Bisa Dikesampingkan di Panggung Terbesar Eropa

Real Madrid menyingkirkan Manchester City dengan agregat 5-1 di Liga Champions 2025-2026 berkat performa gemilang Vinicius Junior.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 18 Maret 2026, 20:24 WIB
Bertanding di Etihad Stadium pada Selasa 17 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu (18/3) dini hari WIB, Los Blancos sukses mempermalukan tuan rumah 2-1. Tampak dalam foto, ekspresi kiper Manchester City asal Italia, Gianluigi Donnarumma (kanan), saat penyerang Real Madrid asal Brasil, Vinicius Junior, merayakan gol yang kemudian dianulir karena offside saat pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026 di Etihad Stadium, barat laut Inggris, pada Selasa 17 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu (18/3) dini hari WIB. (Oli SCARFF/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid kembali menunjukkan mental juara di Liga Champions usai menumbangkan Manchester City dengan skor 2-1 pada leg kedua babak 16 besar. Hasil ini memastikan Real Madrid melaju dengan agregat meyakinkan 5-1.

Bermain di Etihad Stadium, tuan rumah memulai laga dengan intensitas tinggi demi mengejar defisit tiga gol. Namun, kartu merah kapten mereka di babak pertama menjadi titik balik yang sulit dipulihkan.

Kemenangan ini menegaskan reputasi Real Madrid sebagai raja Eropa yang tak mudah tergoyahkan dalam situasi apa pun. Mereka sekali lagi membuktikan bahwa keunggulan besar di leg pertama hampir mustahil dikejar lawan.


Kartu Merah yang Mengubah Segalanya

Wasit Clement Turpin berbicara dengan Bernardo Silva setelah memberikan kartu merah dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City vs Real Madrid di Etihad Stadium, 18 Maret 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Manchester City sebenarnya tampil agresif sejak awal pertandingan dengan sejumlah peluang berbahaya. Namun, insiden krusial terjadi saat Bernardo Silva melakukan handball di garis gawang yang berujung kartu merah dan penalti.

Keputusan wasit setelah tinjauan VAR membuat jalannya laga berubah drastis. Vinicius Junior yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Real Madrid unggul.

Gol tersebut memukul mental tuan rumah yang tengah berusaha bangkit. Dengan bermain 10 orang, City kesulitan menjaga keseimbangan permainan hingga akhir babak pertama.


Ketangguhan Real Madrid di Eropa

Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior (kedua kiri) merayakan golnya pada pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026 melawan Manchester City di Etihad Stadium, barat laut Inggris, pada Selasa 17 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu (18/3) dini hari WIB. Menang agregat 5-1 atas Manchester City, Real Madrid lolos ke perempat final Liga Champions 2025/2026. (Paul ELLIS/AFP)

Real Madrid sempat memiliki peluang emas di menit awal melalui Federico Valverde, tetapi gagal dimaksimalkan. Meski begitu, dominasi mereka tetap terlihat dengan kontrol permainan yang rapi dan efisien.

City mencoba merespons lewat peluang dari Rodri dan Erling Haaland, tetapi Thibaut Courtois tampil solid di bawah mistar. Ketangguhan lini belakang Real Madrid membuat setiap serangan tuan rumah kandas.

Haaland sempat mencetak gol jelang turun minum yang memberi harapan. Namun, Real Madrid tetap tenang dan menjaga keunggulan agregat tanpa panik.


Vinicius Jadi Pembeda, Rekor Terjaga

Vinicius Junior dari Real Madrid merayakan gol pembuka dari titik penalti bersama Thiago Pitarch, di sebelah kanan, selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City dan Real Madrid di Manchester, Rabu, 18 Maret 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Vinicius kembali mencetak gol di babak kedua untuk memastikan kemenangan Real Madrid. Penyerang asal Brasil itu tampil sebagai pembeda dengan kontribusi dua gol di laga ini.

Keunggulan Real Madrid dalam kompetisi ini kembali terlihat dari statistik impresif mereka. Mereka selalu lolos dalam 36 kesempatan ketika unggul tiga gol atau lebih di leg pertama.

Di bawah arahan pelatih anyar Alvaro Arbeloa, Real Madrid juga mencatat awal sempurna di fase gugur Liga Champions. Mereka kini berpotensi menghadapi Bayern Munchen di perempat final dalam duel yang sarat sejarah.

Real Madrid sekali lagi menunjukkan bahwa mereka tak pernah bisa dikesampingkan di panggung terbesar Eropa.

Sumber: BBC Sport

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya