Liputan6.com, Jakarta - Momen hari-hari terakhir di pengujung bulan Ramadan dimanfaatkan Dewi Sandra untuk terus memperdalam ilmu agama dan mempertebal keimanannya. Namun alih-alih menikmatinya sendirian, ia memilih berbagi dengan publik mengenai apa yang telah ia pelajari.
Dalam unggahan 17 Maret 2026 lalu, ia membagikan potret sejumlah jemaah yang sedang tawaf di Tanah Suci.
Advertisement
"Bismillahirahmanirahim. Pertanyaan yang cukup dalam malam ini saat mendengarkan nasehat dari Guru Hafidzahullah… 'Berapa banyak dari kita punya akses ke orang yang berkuasa atau ke pihak yang rasanya bisa menolong kita?'," tulisnya di caption unggahannya.
Menurutnya, hanya sedikit orang yang memiliki akses seperti ini.
"Sedikit… itupun susah sekali untuk minta waktunya, banyak yang mungkin di cueki, atau pada akhirnya tidak di gubris sama sekali… karena mungkin sosok tersebut sibuk dan harus kita akui sehebat2nya manusia…dia… tetap… terbatas.. dan akan… selalu… terbatas…" ia menerangkan.
Hal ini, jauh berbeda dengan hubungan antara Allah SWT dan hamba-Nya.
Unlimited Akses pada Allah SWT
Dewi Sandra pun mengingatkan kembali kebesaran Allah SWT, yang jauh melebihi perkiraan manusia.
"Sedangkan kita semua punya unlimited akses ke Rabb yang selalu menunggu kita dan selalu mendengar kita. Rabb yang sayang sama kita lebih dari yang kita tau…," ia menjelaskan.
Wanita 45 tahun ini mengingatkan bahwa Allah SWT telah memperlihatkan kebesaran-Nya, termasuk dalam memberikan jalan keluar atas berbagai persoalan pelik yang dihadapi para nabi.
"Rabb yang membelah lautan untuk Nabi Musa… Rabb yang meyelamatkan Nabi Yunus dalam perut paus… Rabb yang mendinginkan api dan tidak membakar Nabi Ibrahim… Rabb yang hadiahkan sholat kepada Nabi Muhammad dalam perjalanan Isra Miraj..." ia menguraikan.
Tak Ada yang Terasa Mustahil
Hanya saja, saat menghadapi persoalan yang dirasa besar, manusia kadang lupa dengan kekuasaan Sang Maha Pencipta.
"Kadang aku suka lupa bahwa kita sedang berdoa dan meminta kepada Rabb yang sama… Rabb Para Nabi… manusia2 terbaik… dan mereka HANYA meminta pertolongan, ketenangan, kebahagiaan dan keselamatan…kepada Rabb yang sama… ❤️❤️❤️ Maka apapun doa kita rasanya tidak ada yang mustahil…" tuturnya.
Ia melanjutkan, "Aku tidak minta dibelah laut, juga jangan sampai diuji dengan dimakan paus atau dibakar… yang aku minta adalah agar di maafkan dosa2… karena akulah manusia yang lemah… dan terbatas…If this is the night….maka jangan biarkan aku sia2kan…"
Mintalah kepada Rabb yang Tak Memiliki Batas
Dewi Sandra mengingatkan yang kita pinta bukan sebesar mukjizat seperti minta laut dibelah atau diselamatkan dari api yang berkobar.
"Yang aku minta adalah agar di maafkan dosa2… karena akulah manusia yang lemah… dan terbatas…If this is the night….maka jangan biarkan aku sia2kan…," tulisnya. Karenanya, ia mengajak muslimin untuk tak menyia-nyiakan momen istimewa pada bulan Ramadan.
"Yang paling berkuasa dan paling bisa merubah takdir kita sedang menunggu… khususnya di malam2 istimewa ini… mintalah kepada Rabb yang tiada batasnya…."