Mensesneg Keluarkan SE, Istana Minta Pejabat Tak Gelar Open House Berlebihan

Mensesneg Prasetyo Hadi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk kementerian/lembaga terkait penyelenggaraan open house.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 17 Maret 2026, 14:40 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi

Liputan6.com, Jakarta - Mensesneg atau Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk kementerian/lembaga terkait penyelenggaraan open house atau halal bihalal Hari Raya Idul Fitri.

Mensesneg Prasetyo meminta agar pejabat negara tak menggelar open house secara berlebihan.

"Kemarin, kami sudah menyampaikan Surat Edaran untuk kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk kami himbau untuk tidak apa namanya berlebihan di dalam menyelenggarakan open house maupun halal bihalal," ujar Prasetyo kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Dia mengingatkan, saat ini masih banyak masyarakat yang dalam kondisi sulit. Untuk itu, Prabowo meminta para pejabat negara menggelar open house secara sederhana.

"Karena bagaimanapun masih banyak saudara-saudara kita yang pada kondisi yang belum baik gitu," ucap Prasetyo.

"Jadi kami menghimbau untuk tidak terlalu berlebihan manakala menyelenggarakan kegiatan open house atau halal bihalal," sambung dia.

Saat ditanya apakah Presiden Prabowo Subianto akan menggelar opem house di Istana Negara seperti tahun sebelumnya, Prasetyo mengaku belum mengetahuinya. Menurut dia, hal tersebut belum diputuskan.

"Belum, nanti kita lihat situasinya," kata Prasetyo.

 

Prabowo Ajak Jajaran Pemerintah Berikan Teladan

Untuk jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan bahwa saat ini Presiden Prabowo belum menunjuk pengganti Budi Gunawan. (Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan)

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk memberikan teladan kesederhanaan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Dia meminta para anggota kabinet tak menggelar kegiatan open house secara mewah dan berlebihan.

"Kita juga, saya kira harus memberi contoh, open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewahan," kata Prabowo saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Jumat 13 Maret 2026.

Dia mengingatkan bahwa Indonesia saat ini masih dalam kondisi bencana. Kendati begitu, Prabowo mengatakan kegiatan silaturahmi saat Lebaran harus tetap dilakukan agar ekonomi warga tetap berjalan.

"Sudah lah kita di dalam bencana dan juga di suasana ini kita kasih contoh ke rakyat. Tapi kita juga jangan total istilahnya tutup semua acara kita, karena kalau tidak ekonomi kita juga gak jalan nanti," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Prabowo juga menyampaikan ucapan kepada masyarakat yang akan melaksanakan tradisi mudik. Dia berharap seluruh masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan tetap menjaga keselamatan selama berada di kampung halaman.

"Untuk mereka yang ingin mudik nanti, saya ucapkan sebelumnya, selamat mudik dan jaga diri masing-masing di rumah," tutur Prabowo.

Infografis Daftar Rest Area Jalur Mudik Tol Trans Jawa Saat Lebaran 2026. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya