Manchester United Cari Manajer Baru, Michael Carrick Bersaing dengan Pelatih 'Jenius'

Manchester United tengah menikmati momen kebangkitan di antaranya dengan mengalahkan tim-tim kuat, seperti Arsenal dan Manchester City.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 17 Maret 2026, 08:00 WIB
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menyaksikan dari pinggir lapangan selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Crystal Palace di Manchester, Inggris, Minggu, 1 Maret 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United mendapat perkembangan penting dalam pencarian manajer tetap baru setelah pemecatan Ruben Amorim. Untuk sementara ini, Michael Carrick menggantikan Amorim pada bulan Januari dan ditunjuk untuk memimpin tim hingga akhir musim.

Di bawah bimbingan Carrick, Man United menikmati kebangkitan yang menakjubkan, setelah mengalahkan tim-tim seperti Arsenal dan Manchester City. Meski kalah dalam pertandingan melawan Newcastle United, peningkatan performa klub telah menyebabkan seruan agar Carrick dipertimbangkan untuk posisi manajer tetap.

Namun, beberapa manajer ternama diyakini berada dalam persaingan, termasuk Mauricio Pochettino dan Oliver Glasner. Belum lagi Julian Nagelsmann, yang telah digambarkan sebagai pelatih 'jenius' dalam laporan Sky Sports sebelumnya.

Tapi, menurut Football Insider, Carrick tetap unggul dari Nagelsmann dalam persaingan untuk diangkat sebagai manajer tetap berikutnya. Nagelsmann saat ini sedang mempersiapkan Jerman di Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Meskipun kontraknya berlaku hingga 2028, Manchester United telah menyatakan minat untuk merekrutnya menjelang musim 2026/27. Ia diyakini terbuka untuk mengambil pekerjaan di Old Trafford setelah Piala Dunia.


Bukan Prioritas Utama MU

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memberikan uplaus setelah laga melawan West Ham United pada pekan ke-26 Premier League di London Stadium, Rabu (11/2/2026). (Adam Davy/PA via AP)

Namun, laporan tersebut mengklaim bahwa meskipun pria Jerman berusia 38 tahun itu masuk dalam radar klub, ia bukanlah pilihan pertama mereka.

Carrick masih berada di posisi terdepan untuk menjadi manajer tetap Manchester United berikutnya setelah tampil mengesankan sejak mengambil alih dari Amorim.

Berbicara secara terbuka tentang mantan gelandang Setan Merah itu untuk pertama kalinya sejak pengangkatannya, Sir Jim Ratcliffe memuji masa kepemimpinan pria berusia 44 tahun itu. "Dia melakukan pekerjaan yang sangat baik, ya, benar sekali," katanya kepada Sky Sports News.


Syarat yang Harus Dipenuhi Carrick

Pelatih Middlesbrough, Michael Carrick memberi instruksi dari pinggir lapangan saat menghadapi Brighton and Hove Albion pada laga putaran ketiga Piala FA 2022/2023 di Riverside Stadium, Middlesbrough (7/1/2023). Michael Carrick saat ini tengah membesut Middlesbrough sejak ditunjuk pada 24 Oktober 2022. Sebelumnya ia sempat menjadi caretaker Manchester United hanya dalam 3 laga, mulai 21 November 2021 hingga 2 Desember 2021. (AFP/Oli Scarff)

Tapi, Ratcliffe menolak untuk berkomentar apakah ia akan menunjuk Carrick sebagai pelatih tetap, menambahkan: "Tidak, tidak akan ke sana."

Carrick telah meningkatkan performa Manchester United di lapangan dan telah menginspirasi upaya untuk lolos ke Liga Champions. Saat tulisan ini dibuat, mereka berada di posisi ketiga klasemen Liga Inggris.

Carrick kini memegang kendali penuh atas masa depannya untuk menjadi manajer tetap di MU. Syarat yang harus dipenuhi cukup spesifik, yakni ia wajib memastikan tim mengamankan tiket Liga Champions.


Grafik Performa MU Makin Meningkat

Tambahan tiga poin membuat Manchester United kembali ke peringkat keempat dengan raihan 48 poin. Tampak dalam foto, pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan pekan ke-27 Liga Primer Inggris 2025/2026 melawan Everton di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, barat laut Inggris, Senin 23 Februari 2026 waktu setempat atau Selasa 24 Februari 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Semenjak dipercaya menjabat sebagai manajer interim, grafik performa Manchester United menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Bruno Fernandes beserta rekan-rekannya bahkan berhasil membukukan perolehan poin tertinggi di Premier League selama periode kepemimpinan Carrick.

Transformasi yang terjadi di dalam skuad terasa sangat nyata bagi para pendukung. Ketika Ruben Amorim diberhentikan pada Januari lalu, posisi Manchester United masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya