Liputan6.com, Jakarta - Billy Crystal kembali ke panggung Piala Oscar 2026, tapi kali ini bukan sebagai host--seperti yang sering ia lakukan di era 1990-an. Dalam perhelatan yang dilangsungkan di Dolby Theatre, California, AS, pada Senin (16/3/2026) pagi waktu Indonesia, sang aktor sekaligus komedian ini tampil dalam segmen khusus untuk mengenang mendiang Rob Reiner dan istrinya, Michelle Singer.
Suasana meriah dan ingar bingar, secara mendadak penuh haru, larut dalam kenangan tentang sutradara yang tewas dibunuh pada 14 Desember 2025.
Advertisement
Di atas panggung, Billy Crystal berbicara tentang sejumlah film sukses yang digarap mendiang. Termasuk This is Spinal Tap, Stand By Me, The Princess Bride, A Few Good Men, Misery, The American President, The Sure Thing, dan tentu saja film yang dibintangi Billy Crystal, When Harry Met Sally.
"Film-film yang dibuat sahabat saya, Rob, akan abadi. Karena film-film itu mengangkat hal-hal yang membuat kita tertawa, menangis, juga mengenai apa yang ingin kita capai: menjadi jauh lebih baik, jauh lebih penyayang, jauh lebih lucu, dan jauh lebih manusiawi,” kata Billy Crystal.
Ia juga memberi penghormatan pada pasangan Rob-Michelle, yang disebutnya begitu gigih melawan ketidakadilan yang terjadi di negara yang mereka cintai.
Ajak Deretan Aktor dan Aktris ke Atas Panggung
Di pengujung pernyataan, sejumlah aktor dan aktris dalam film-film yang dibuat Rob Reiner ikut naik ke atas panggung. Mereka antara lain Michael McKean, Wil Wheaton, Carol Kane, Meg Ryan, Kiefer Sutherland, Demi Moore, Kevin Pollak, Kathy Bates, Annette Bening, juga John Cusack.
“Kepada jutaan orang yang telah menikmati film-filmnya selama bertahun-tahun, baik yang ada di sini maupun di seluruh dunia, saya ingin Anda tahu bahwa Rob berkali-kali mengatakan kepadaku bahwa itu sangat berarti baginya. Bahwa karyanya memiliki arti bagi Anda," ucap Billy Crystal.
Ia menambahkan dengan mengutip satu dialog dari film mendiang, The Princess Bride. "Dan bagi kami, yang memiliki hak istimewa untuk bekerja dengannya, mengenalnya, dan menyayanginya, yang dapat kami katakan hanyalah, ‘Kawan, kita begitu bersenang-senang saat menyerbu kastil itu'.’