Mata Terkena Air Keras, Bisa Sebabkan Disabilitas Netra

Air keras adalah bahan kimia berbahaya, jika terkena mata maka bisa memicu disabilitas netra atau hilangnya penglihatan.

oleh Ade Nasihudin Al AnsoriDiterbitkan 15 Maret 2026, 13:30 WIB
Mata Terkena Air Keras, Bisa Sebabkan Disabilitas Netra. Foto dibuat oleh AI.

Liputan6.com, Jakarta - Air keras yang mengenai mata bisa memicu kehilangan penglihatan alias disabilitas netra.

Air keras adalah bahan kimia yang jika terkena kulit atau mata bisa memicu luka bakar kimia atau acid and chemical burn.

Mengutip Cleveland Clinic, jika luka akibat air keras masuk dalam kategori parah, maka pasien mungkin memerlukan operasi untuk mengangkat bagian kulit yang terbakar.

Bahkan, beberapa orang membutuhkan cangkok kulit (skin graft). Tindakan ini dilakukan oleh ahli bedah dengan mengambil kulit sehat dari bagian tubuh lain dan menempelkannya ke area yang terbakar.

Sebagian besar luka bakar kimia ringan sembuh tanpa meninggalkan bekas luka permanen. Namun, efek jangka panjang dari luka bakar kimia parah dapat meliputi:

  • Kanker kulit, lambung, atau kerongkongan
  • Striktur esofagus (penyempitan kerongkongan, terkadang karena jaringan parut)
  • Perforasi (lubang) pada lambung, kerongkongan, atau kornea
  • Bekas luka
  • Perubahan warna kulit
  • Kehilangan penglihatan jika terkena mata.

Terkait luka bakar air keras, dokter Adam Prabata menguraikan cara pertolongan pertama yang perlu segera dilakukan.

Melalui akun Instagram, ia mengutip informasi dari National Health Service (NHS) dan memaparkan langkah-langkah berikut jika terkena air keras:

  • Lepaskan semua pakaian atau benda yang terkena zat kimia tersebut bila memungkinkan
  • Singkirkan bila ada zat kimia kering dari kulit
  • Berikan air yang banyak atau air mengalir ke area yang terkena selama satu jam terus menerus
  • Jangan berikan apapun, termasuk krim atau zat kimia lain ke area tubuh yang terkena air keras
  • Segera bawa ke rumah sakit terdekat agar segera mendapatkan penanganan memadai.

“Izin memberikan info pertolongan pertama bila terkena air keras, semoga kita semua selalu diberi keselamatan,” tulis Adam dalam unggahannya, dikutip pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Luka Bakar Kimia

Dilansir Mayo Clinic, luka bakar kimia adalah kerusakan jaringan yang disebabkan oleh asam kuat, pembersih saluran air, pengencer cat, bensin, dan banyak zat lainnya termasuk air keras.

Luka bakar kimia berat membutuhkan bantuan medis darurat. Luka bakar kimia ringan biasanya dapat diobati dengan pertolongan pertama.

Luka bakar kimia akibat air keras baru-baru ini dialami seorang aktivis yang disiram orang tak dikenal saat berkendara motor.

Video penyiraman aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus viral di berbagai media dan tengah menjadi perbincangan hangat.

Kini, ia telah mendapat penanganan medis sementara pelaku dan motif penyiraman tengah didalami pihak berwajib.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya