Mobil Made in Indonesia Laris Manis di Luar Negeri

Mobil buatan Indonesia semakin digemari di Indonesia, dan hal tersebut terbukti dari jumlah ekspor yang meningkat pada awal 2026

oleh Arief AszhariDiterbitkan 15 Maret 2026, 04:21 WIB
Pekerja mengecek mobil baru siap ekspor di IPC Car Terminal, Jakarta, Rabu (27/3). Pemerintah berencana memacu ekspor industri otomotif dengan harmonisasi skema PPnBM, yaitu tidak lagi dihitung dari kapasitas mesin, tapi pada emisi yang dikeluarkan kendaraan bermotor. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Ekspor mobil buatan Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Permintaan dari berbagai negara semakin menunjukan kualitas produksi kendaraan asal Tanah Air, yang juga mampu memenuhi standar kualitas global dan diterima dengan baik oleh konsumen luar negeri.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor mobil buatan Indonesia mengalami kenaikan pada awal 2026.

Pada Februari 2026 saja, ekspor kendaraan utuh atau completely built up (CBU) mencapai 46.585 unit. Jumlah tersebut, meningkat dibanding Februari 2025, yang hanya berada di kisaran 36.789 unit.

Sedangkan untuk Januari 2026, ekspor juga meningkat dengan catatan sebanyak 40.003 unit. Artinya dalam satu bulan terjadi peningkatan sekitar 6.582 unit.

Secara persentase, pertumbuhan tersebut mencapai sekitar 16,5 persen dibanding Januari.

Secara total, selama dua bulan pertama 2026, ekspor mobil dari Indonesia mencapai 86.588 unit. Angka tersebut, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan total sebanyak 70.212 unit.

Dengan begitu, dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ada kenaikan sebesar 23,3 persen.

Bicara merek, Toyota masih jadi kontributor terbesar ekspor kendaraan dari Indonesia. pada Februari 2026, jenama asal Jepang ini mengekspor sebanyak 16.859 unit.

Sedangkan total dua bulan pertama 2026, ekspor Toyota mencapai 28.440 unit, dengan pangsa pasar sebesar 32,8 persen.

Posisi kedua, ada Daihatsu yang mencatatkan ekspor sebanyak 11.844 unit pada Februari 2026. Secara akumulasi dua bulan pertama tahun ini, ekspor Daihatsu mencapai sekitar 22.637 unit.

Ekspor CKD dari Indonesia

Posisi ketiga ada Mitsubishi Motors, dengan jumlah ekspor pada Februari 2026 sebanyak 8.710 unit dengan total ekspor selama dua bulan pertama 2026, adalah sekitar 18.146 unit.

Selain ekspor dalam bentuk CBU, Indonesia juga mengirim dalam bentuk completely knock down atau CKD.

Pada Februari 2026, ekspor CKD dari Indonesia tercatat sebanyak 7.898 set. Angka ini meningkat dibanding Januari yang berada di kisaran 6.036 set.

Secara total, ekspor CKD dari Indonesia mencatatkan pengiriman sebanyak 13.934 set.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya