Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk mendorong peningkatan rasio pajak (tax ratio) hingga mencapai 11%. Upaya tersebut dilakukan melalui perbaikan sistem perpajakan hingga penguatan penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai.
Purbaya mengatakan pemerintah telah melakukan pembenahan di berbagai lini penerimaan negara, termasuk dengan memperkuat digitalisasi sistem perpajakan serta perbaikan di sektor bea cukai.
Advertisement
“Kita kan sudah obrak-abrik itu Bea Cukai, pajak digitalisasi kita aktifkan, dan kita harapkan ekonominya tumbuh lebih cepat daripada tahun lalu sehingga income-nya juga naik,” kata Purbaya kepada wartawan usai sidang Satgas Debottlenecking, Jumat (13/3/2026).
Menurut dia, kinerja penerimaan negara juga mulai menunjukkan perbaikan dalam beberapa waktu terakhir. Hal tersebut terlihat dari pertumbuhan penerimaan pajak serta bea cukai yang berbalik positif setelah sebelumnya sempat tertekan.
“Sekarang sudah tumbuhnya 30 persen, pajak. Bea Cukai Januari tadinya negatif sekarang sudah positif 7 persen. Jadi ada harapan kalau kita jaga terus ini walaupun ada gejolak di pasar global,” ujarnya.
Pemerintah berharap tren perbaikan tersebut dapat terus dijaga seiring dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan aktivitas ekonomi dinilai akan turut mendukung kenaikan penerimaan negara sehingga target tax ratio dapat tercapai.
Bonus Bagi Pegawai Pajak
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan bonus bagi para pegawai pajak apabila rasio pajak (tax ratio) Indonesia pada tahun depan mampu mendekati 11%.
Purbaya menyampaikan, bonus tersebut akan diminta langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk apresiasi atas kinerja para pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam meningkatkan penerimaan negara.
Kalau income-nya naik dengan bagus, let’s say tax ratio ke kita tahun depan bisa naik mendekati 11%. Saya akan minta bonus kepada Pak Presiden supaya Anda semua dapat bonus dari pemimpinan negara ini,” kata Purbaya dalam acara pelantikan pejabat di Gedung Dhanapala, Kompleks Kementerian Keuangan, Selasa (10/3/2026).
Ia menegaskan para pejabat dan pegawai DJP yang baru dilantik memiliki tugas penting untuk meningkatkan pendapatan negara secara signifikan. Salah satu langkah yang didorong adalah memaksimalkan implementasi sistem Coretax.
Menurut Purbaya, sistem Coretax memberikan dampak positif terhadap peningkatan penerimaan pajak. Ia bahkan mengaku terkesan setelah melihat hasil awal penerapan sistem tersebut.
“Tapi saya lihat menarik juga Coretax itu dan bagus. Naik berapa gara-gara Coretax? Lumayan besar kan naiknya. Dibanding tahun lalu naik apa turun? 30% naik,” ujarnya.