Chelsea Selidiki Kebocoran Susunan Pemain Usai Dibantai PSG 2-5 di Liga Champions

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, akan menyelidiki kebocoran susunan pemain yang terjadi sebelum laga melawan PSG di Liga Champions, Kamis (12/3/2026) dini hari W

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 13 Maret 2026, 13:59 WIB
Bek Maroko Paris Saint-Germain #02, Achraf Hakimi (C), dan bek Brasil Paris Saint-Germain #05, Marquinhos, menahan gelandang Chelsea #08, Enzo Fernandez, setelah penyerang Portugal Chelsea #07, Pedro Neto (tidak ada di gambar), mendorong seorang anak gawang (Kiri Bawah) selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Chelsea di stadion Parc des Princes di Paris pada 12 Maret 2026. (JULIEN DE ROSA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, memastikan pihak klub akan menyelidiki kebocoran susunan pemain yang terjadi sebelum laga melawan PSG di Liga Champions. Informasi tersebut dilaporkan sudah beredar di media sosial sekitar delapan jam sebelum pertandingan dimulai.

Insiden tersebut terjadi menjelang duel leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berakhir pahit bagi Chelsea, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.

The Blues harus menelan kekalahan telak 2-5 dari PSG, hasil yang membuat peluang mereka lolos ke perempat final semakin berat.


Susunan Pemain Sudah Beredar Sebelum Kick-off

Duel Nuno Mendes dan Malo Gusto dalam laga PSG vs Chelsea di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (AP Photo/Michel Euler)

Menurut laporan, daftar starting XI Chelsea pertama kali diungkap oleh seorang jurnalis asal Prancis dan kemudian menyebar luas di media sosial sejak siang hari sebelum pertandingan.

Dalam daftar tersebut juga disebutkan bahwa kiper muda Filip Jorgensen akan menjadi starter, menggeser posisi Robert Sanchez di bawah mistar gawang.

Keputusan Rosenior menurunkan Jorgensen pada akhirnya menjadi sorotan setelah sang kiper melakukan kesalahan fatal pada menit ke-76. Saat mencoba membangun serangan dari belakang, operan Jorgensen gagal dan justru dimanfaatkan PSG untuk mencetak gol yang membawa mereka unggul 3-2.

Momentum tersebut membuat tim tuan rumah semakin percaya diri. PSG kemudian menambah dua gol lagi untuk mengunci kemenangan meyakinkan 5-2.


Rosenior Fokus pada Hasil Akhir

Liam Rosenior menjalani debutnya sebagai manajer Chelsea dengan kemenangan manis atas Charlton Athletic pada lanjutan Piala FA 2025/2026, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB. (Ben STANSALL / AFP)

Usai pertandingan, Rosenior mengaku baru mengetahui kabar kebocoran susunan pemain tersebut setelah laga berakhir.

“Saya tidak menyadarinya sebelumnya,” ujar Rosenior ketika ditanya mengenai informasi yang sudah beredar sejak siang hari.

“Saya yakin kami akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi jika memang itu benar. Hal seperti ini sekarang cukup sering terjadi,” tambahnya.

Meski demikian, pelatih berusia 39 tahun itu menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada performa tim dan hasil pertandingan, bukan pada bocornya strategi sebelum laga.

“Kami juga sering mendapatkan informasi tentang tim lawan. Bagi saya, yang lebih penting adalah hasil akhir pertandingan daripada apa yang terjadi sebelum kick-off,” jelasnya.


Jorgensen Akui Kesalahan di Ruang Ganti

Manajer Chelsea, Liam Rosenior, menyapa para penggemar di akhir pertandingan leg kedua semifinal Carabao Cup melawan Arsenal di Emirates Stadium, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Walton)

Rosenior juga mengungkapkan bahwa Jorgensen langsung mengambil tanggung jawab atas kesalahannya setelah pertandingan selesai. Kiper berusia 23 tahun itu disebut menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekan setimnya di ruang ganti.

Meski melakukan blunder yang berujung gol, Rosenior belum memastikan apakah akan tetap mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Jorgensen atau kembali memainkan Sanchez.


Tantangan Berikutnya: Newcastle

Skuad Chelsea merayakan gol Joao Pedro ke gawang Fulham di pekan ketiga Premier League 2025/2026 di Stamford Bridge, Sabtu (30/08/2025) malam WIB. (AP Photo/Ian Walton)

Chelsea tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kekalahan tersebut. Akhir pekan ini mereka sudah ditunggu laga berat melawan Newcastle United di ajang Premier League.

Sementara itu, PSG justru mendapatkan keuntungan waktu pemulihan lebih panjang setelah pertandingan liga mereka ditunda. Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang akan digelar di Stamford Bridge pada Selasa mendatang.

Dengan keunggulan agregat yang cukup besar, PSG kini berada di posisi sangat nyaman. Sebaliknya, Chelsea membutuhkan performa luar biasa jika ingin membalikkan keadaan di hadapan pendukungnya sendiri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya