Liputan6.com, Jakarta - Liga Inggris musim 2025/2026 telah memasuki fase krusial pada awal Maret 2026. Sejumlah pertandingan penting telah dimainkan, membentuk gambaran sementara mengenai posisi tim-tim elite di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Klasemen Liga Inggris terbaru ini menjadi sorotan utama para penggemar, mengingat ketatnya persaingan di setiap lini.
Setiap tim berjuang untuk mencapai target masing-masing, baik itu memperebutkan gelar juara, mengamankan tiket kompetisi Eropa, maupun menghindari zona degradasi. Data terkini menunjukkan dinamika yang menarik, dengan beberapa kejutan dan performa konsisten dari tim-tim papan atas.
Advertisement
Informasi mengenai klasemen ini sangat penting bagi para penggemar sepak bola untuk memantau performa tim kesayangan mereka. Data ini mencerminkan hasil dari puluhan pertandingan yang telah berlangsung, memberikan gambaran jelas tentang siapa yang unggul dan siapa yang harus berjuang lebih keras di sisa musim ini.
Persaingan Ketat di Papan Atas Klasemen Liga Inggris
Arsenal saat ini memimpin klasemen Liga Inggris dengan performa impresif. Tim berjuluk The Gunners ini berhasil mengumpulkan 67 poin dari 30 pertandingan yang telah mereka lakoni. Catatan tersebut didapat dari 20 kemenangan, 7 hasil imbang, dan hanya 3 kekalahan, dengan selisih gol yang sangat baik, yaitu +37. Mereka juga telah mencetak 59 gol dan kebobolan 22 gol, menunjukkan kekuatan lini serang dan pertahanan yang seimbang.
Di posisi kedua, Manchester City terus membayangi dengan 60 poin dari 29 pertandingan. Tim asuhan Pep Guardiola ini meraih 18 kemenangan, 6 seri, dan 5 kekalahan, dengan selisih gol +32. Manchester City juga memiliki catatan gol yang produktif dengan 59 gol yang dicetak, namun kebobolan 27 gol. Mereka masih memiliki satu pertandingan tunda yang bisa dimanfaatkan untuk memperkecil jarak dengan Arsenal.
Manchester United menempati posisi ketiga dengan 51 poin dari 29 pertandingan. Mereka mencatatkan 14 kemenangan, 9 seri, dan 6 kekalahan, dengan selisih gol +11. Tim Setan Merah telah mencetak 51 gol dan kebobolan 40 gol, menunjukkan adanya ruang untuk perbaikan di lini belakang. Aston Villa juga memiliki 51 poin dari 29 pertandingan, namun berada di posisi keempat karena kalah selisih gol, dengan 15 kemenangan, 6 seri, dan 8 kekalahan, serta selisih gol +5.