Liputan6.com, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan memberikan tiket lebih murah pada periode libur Lebaran 2026 mendatang. Total harga tiket penyeberangan bisa lebih murah hingha 21,9%.
Angka tersebut bisa didapat dari stomulus diskon 100% jasa pelabuhan. Potongan diskon jasa pelabuhan itu setara dengan pengurangan 21,9% dari total tarif tiket penyeberangan.
Advertisement
“Stimulus ini ditujukan untuk membantu masyarakat agar perjalanan mudik menjadi lebih terjangkau sekaligus mendukung kelancaran mobilitas selama periode Lebaran. Bagi ASDP, yang terpenting adalah memastikan kesiapan operasional, keselamatan pelayaran, serta kualitas layanan tetap terjaga,” ujar Direktur Keuangan ASDP, Bunga H. Oktaviyanti, dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Perlu diketahui, diskon tiket kapal penyeberangan ASDP berlaku pada 7 lintasan dan 14 pelabuhan bagi pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA reguler, serta pejalan kaki dan golongan II express.
Selain itu, ASDP juga menerapkan kebijakan single tarif di Merak pada 13 Maret pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret pukul 15.00 WIB. Kemudian, berlaku juga di Bakauheni pada 23 Maret pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret pukul 24.00 WIB.
Tarif tunggal ini berlaku bagi kendaraan golongan I hingga VIA guna memastikan distribusi layanan penyeberangan lebih tertata.
Arus Penyeberangan Meningkat
Pada Angkutan Lebaran 2026, pergerakan masyarakat melalui layanan penyeberangan diproyeksikan mencapai sekitar 5,8 juta penumpang atau meningkat 9,4 persen. Serta 1,4 juta kendaraan atau naik 9,3 persen pada 15 lintasan penyeberangan yang menjadi pantauan nasional.
Direktur Operasional dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Rio Lasse, mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi lonjakan perjalanan masyarakat.
“Periode Angkutan Lebaran merupakan momentum penting bagi layanan penyeberangan karena meningkatnya mobilisasi masyarakat. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh elemen operasional telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari kesiapan armada hingga kualitas fasilitas dan layanan di pelabuhan,” ujar Rio.
Layani 320 Lintasan
Secara nasional, ASDP melayani 320 lintasan penyeberangan, terdiri dari 91 lintasan komersial dan 229 lintasan perintis, dengan dukungan 222 kapal yang beroperasi melalui 37 pelabuhan yang dikelola oleh 27 cabang.
Lintasan Jawa – Sumatera – Bali menjadi jalur dengan mobilitas tertinggi selama periode Lebaran. Pada rute Jawa–Sumatera, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai 1,56 juta orang (naik 10,3%) dengan 371.653 kendaraan (naik 9,9%). Sementara arus Sumatera–Jawa diperkirakan mencapai 1,51 juta penumpang (naik 11,2%) dengan 353.901 kendaraan (naik 10,5%).
Adapun lintasan Jawa–Bali diprediksi melayani 805.851 penumpang (naik 10%) dengan 217.117 kendaraan (naik 9,3%), sementara arus Bali–Jawa diperkirakan mencapai 869.604 penumpang (naik 9,5%) dengan 248.161 kendaraan (naik 8,7%).
"Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP memperkuat kesiapan operasional melalui penambahan dermaga express II di Merak – Bakauheni, layanan pelanggan 24 jam, penyediaan toilet portable, serta peningkatan penerangan di area pelabuhan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa," jelas Rio.