Real Madrid Bungkam Manchester City 3-0: Tiga Catatan Penting dari Bernabeu

Real Madrid menang 3-0 atas Manchester City di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025-2026. Berikut tiga catatan penting dari kemenangan Real Madrid.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 12 Maret 2026, 16:37 WIB
Pemain Real Madrid, Federico Valverde (tengah) merayakan golnya pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 melawan Manchester City di stadion Santiago Bernabeu, Rabu 11 Maret 2026 waktu setempat atau Kamis 12 Maret 2026 dini hari WIB. Menjamu wakil Inggris, Manchester City, Los Blancos menang dengan skor telak 3-0. (AP Photo/Jose Breton)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid meraih kemenangan penting atas Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Bermain di Santiago Bernabeu, Real Madrid tampil dominan dan menang dengan skor meyakinkan 3-0.

Kemenangan ini terasa spesial karena Real Madrid sempat mengalami periode tidak stabil dalam beberapa musim terakhir. Akan tetapi, pertandingan di Bernabeu kali ini menghadirkan kembali performa yang selama ini identik dengan klub raksasa Spanyol tersebut.

Sebanyak 76.066 penonton di stadion menikmati penampilan agresif Real Madrid sepanjang 90 menit. Tim tuan rumah tampil efektif, solid dalam bertahan, dan memanfaatkan peluang dengan sangat baik.


Federico Valverde Tampil Luar Biasa

Memasuki menit ke-20, Real Madrid akhirnya membuka keunggulan 1-0, melalui skema serangan balik, Federico Valverde berhasil melewati Gianluigi Donnarumma lalu menceploskan bola ke gawang kosong Manchester City. Tampak dalam foto, pemain Real Madrid, Federico Valverde, merayakan golnya pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 melawan Manchester City di stadion Santiago Bernabeu, Rabu 11 Maret 2026 waktu setempat atau Kamis 12 Maret 2026 dini hari WIB. (AP Photo/Jose Breton)

Federico Valverde menjadi figur utama dalam kemenangan Real Madrid lewat hat-trick yang tercipta hanya dalam waktu 22 menit. Penampilan gelandang Uruguay itu langsung mengubah jalannya pertandingan.

Mantan pemain Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan pujian tinggi kepada Valverde. Ia mengatakan, “Fede Valverde adalah Juanito abad ke-21. Segala hal yang seharusnya dimiliki pemain Real Madrid ada pada Valverde.”

Gol pertama lahir dari akselerasi cepat yang membuatnya lebih dahulu mencapai bola dibandingkan kiper Gianluigi Donnarumma. Gol kedua memperlihatkan pergerakan tanpa bola yang tajam di dalam kotak penalti.

Gol ketiga menjadi momen yang paling berkesan. Valverde melakukan sentuhan elegan melewati Marc Guehi sebelum melepaskan tendangan voli yang tidak mampu dihentikan Donnarumma.

Namun, kontribusinya tidak hanya berupa gol. Valverde juga mencatat empat tekel, satu intersep, empat sapuan, empat dribel, dua umpan kunci, serta memenangkan 11 duel sepanjang pertandingan.


Strategi Arbeloa Berjalan Sempurna

Pemain Real Madrid, Federico Valverde, dipeluk Arbeloa saat melawan Manchester City pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu (12/3/2026). (AP Photo/Jose Breton)

Real Madrid terlihat memiliki rencana permainan yang jelas saat menghadapi Manchester City. Struktur pertahanan yang rapi membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Pelatih Alvaro Arbeloa menerapkan mid-block dengan dua garis pertahanan yang disiplin. Pendekatan tersebut membuat Manchester City tidak mampu mengembangkan permainan seperti biasanya.

Lini belakang Real Madrid tampil sangat solid sepanjang laga. Trent Alexander-Arnold menjalani ujian defensif besar pertamanya bersama klub, tetapi tetap mampu mengatasinya dengan cukup baik.

Lanjut Baca:

Antonio Rudiger dan Dean Huijsen juga tampil hampir tanpa kesalahan. Ferland Mendy bahkan tidak sekali pun dilewati lawan sebelum harus ditarik keluar pada babak pertama akibat cedera. Statistik memperlihatkan dominasi Real Madrid dalam aspek peluang. Manchester City hanya menghasilkan 0,59 expected goals, sedangkan Real Madrid mencapai 2,63.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya