Cristiano Ronaldo Gunakan Terapi Canggih Demi Tampil di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo menjalani terapi pemulihan modern bernama pressotherapy demi memulihkan kondisinya jelang Piala Dunia 2026 musim panas mendatang.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 12 Maret 2026, 12:27 WIB
Selebrasi Cristiano Ronaldo dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Portugal vs Hungaria, Rabu (15/10/2025). (AP Photo/Armando Franca)

Liputan6.com, Jakarta - Bintang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, tengah berpacu dengan waktu untuk memulihkan kondisinya jelang Piala Dunia 2026 musim panas mendatang.

Striker berusia 41 tahun itu diketahui menjalani terapi pemulihan modern bernama pressotherapy demi mempercepat proses penyembuhan cedera hamstring yang dialaminya.

Ronaldo mengalami cedera tersebut saat memperkuat klubnya, Al-Nassr, dalam pertandingan bulan lalu. Cedera ini membuatnya diragukan bisa tampil dalam kondisi terbaik ketika memperkuat Portugal di turnamen akbar yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.


Cedera Lebih Serius dari Perkiraan

Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol ketika Timnas Portugal bersua Denmark pada pertandingan leg pertama perempat final UEFA Nations League musim ini di Parken Stadium, Jumat (21/3/2025) dini hari WIB. Alhasil, A Selecao menelan kekalahan 0-1 dari Denmark. (AFP/Jonathan NACKSTRAND)

Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus, mengungkapkan bahwa kondisi cedera Ronaldo ternyata lebih serius dari prediksi awal.

“Setelah melakukan pemeriksaan, kami melihat cedera yang dialami Cristiano Ronaldo lebih serius dari yang diperkirakan,” ujar Jorge Jesus.

Ia menambahkan bahwa sang pemain akan menjalani perawatan lanjutan di Madrid bersama terapis pribadinya. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sehingga Ronaldo bisa kembali membantu tim.

“Cristiano akan pergi ke Spanyol, seperti beberapa pemain lain yang pernah menjalani perawatan di sana. Cedera ini membutuhkan penanganan khusus di Madrid bersama terapis pribadinya,” lanjut sang pelatih.


Mengandalkan Teknologi Pressotherapy

Ekspresi Cristiano Ronaldo saat membela Portugal menghadapi Republik Irlandia pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Paul Faith / AFP)

Dalam proses pemulihannya, Ronaldo memanfaatkan metode pressotherapy, teknologi terapi yang menggunakan tekanan udara melalui sebuah alat khusus.

Terapi ini dilakukan dengan mengenakan semacam pakaian khusus yang dapat mengembang menggunakan tekanan udara. Alat tersebut kemudian memberikan tekanan ritmis pada bagian tubuh seperti kaki, lengan, atau perut.

Teknik ini dipercaya mampu meningkatkan sirkulasi limfatik, mengurangi pembengkakan, serta membantu meredakan nyeri otot—sesuatu yang sangat penting bagi atlet yang tengah menjalani rehabilitasi cedera.


Target Tampil di Piala Dunia Terakhir

Cristiano Ronaldo dari Portugal bertepuk tangan saat diganti di laga semifinal UEFA Nations League kontra Jerman di Allianz Arena, Munich, Jerman, Rabu, 4 Juni 2025. (AP Photo/Martin Meissner)

Ronaldo sendiri telah memastikan bahwa turnamen Piala Dunia 2026 akan menjadi yang terakhir dalam karier internasionalnya. Oleh karena itu, ia bertekad untuk pulih tepat waktu agar bisa tampil bersama Portugal.

Dalam undian grup, Portugal tergabung di Grup K bersama Kolombia dan Uzbekistan, sementara satu tim lainnya masih menunggu hasil kualifikasi.

Sebelum memulai perjalanan di turnamen utama, Portugal dijadwalkan menjalani dua laga uji coba melawan Meksiko dan Amerika Serikat. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan apakah Ronaldo sudah cukup bugar untuk tampil pada pertandingan pemanasan tersebut.


Ronaldo Masih Menikmati Sepak Bola

Pelatih Portugal Roberto Martinez berjabatan tangan dengan Cristiano Ronaldo saat Ronaldo diganti di laga semifinal Nations League kontra Jerman di Allianz Arena, Munich, Jerman, Rabu, 4 Juni 2025. (AP Photo/Matthias Schrader)

Meski usia tak lagi muda bagi pesepak bola profesional, Ronaldo mengaku masih menikmati setiap momen dalam kariernya.

“Di usia seperti sekarang, waktu terasa berjalan sangat cepat dalam sepak bola. Karena itu saya benar-benar menikmati setiap momen,” ujar Ronaldo sebelumnya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya masih merasa dalam kondisi baik, tetap mampu mencetak gol, dan masih memiliki kecepatan serta ketajaman di lapangan.

Meski demikian, Ronaldo mengakui bahwa masa bermainnya kemungkinan tidak akan berlangsung lama lagi. Ia memperkirakan masih memiliki satu hingga dua tahun lagi sebelum benar-benar menutup kariernya di dunia sepak bola.

Ketika ditanya apakah Piala Dunia mendatang akan menjadi turnamen terakhirnya bersama Portugal, Ronaldo menjawab dengan tegas: “Tentu saja, ya.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya