Malam Horor Antonin Kinsky, Kursi Igor Tudor di Tottenham Hotspur Makin Panas

Tottenham Hotspur alami malam buruk setelah dihajar Atletico Madrid 2-5 di leg pertama 16 besar Liga Champions, dengan blunder Antonin Kinsky jadi sorotan.

oleh Rindi AntikaDiterbitkan 11 Maret 2026, 17:00 WIB
Antonin Kinsky diganti akibat dua blunder fatal saat Tottenham Hotspur dikalahkan Atletico Madrid.

Liputan6.com, Jakarta - Antonin Kinsky dan Tottenham Hotspur mengalami malam yang sangat kelam di ajang Liga Champions setelah menelan kekalahan memalukan 2-5 dari Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB.

Pertandingan yang berlangsung di markas lawan tersebut berubah menjadi bencana instan bagi skuad asuhan Igor Tudor karena sudah tertinggal tiga gol hanya dalam waktu 15 menit.

Keputusan taktis Tudor untuk menurunkan kiper muda Antonin Kinsky sebagai starter berakhir tragis, di mana pemain berusia 22 tahun itu membuat kesalahan yang berujung terciptanya dua gol. Tudor akhirnya menarik Kinsky pada menit ke-17 dan memasukkan Guglielmo Vicario.

Kekalahan besar ini tidak hanya meruntuhkan mental bertanding para pemain di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa, tetapi juga memperpanjang rekor buruk klub yang telah menelan lima kekalahan beruntun di semua kompetisi.


Krisis Cedera dan Sanksi Pemain Pilar

Bek Tottenham Hotspur asal Argentina bernomor punggung 17, Cristian Romero, melambaikan tangan kepada para penggemar saat meninggalkan lapangan setelah pertandingan Liga Inggris antara Burnley dan Tottenham Hotspur di Turf Moor, Burnley, Inggris barat laut pada 24 Januari 2026. Pertandingan berakhir 2-2. (Oli SCARFF/AFP)

Penderitaan Spurs tidak berhenti pada skor pertandingan. Bek tengah andalan Cristian Romero dan gelandang bertahan Joao Palhinha terlibat dalam benturan kepala yang sangat keras di menit-menit akhir pertandingan saat keduanya mencoba menghalau bola.

Akibat insiden tersebut, kedua pemain kunci ini harus ditarik keluar karena operator menjalani protokol gegar otak yang ketat.

Selain kehilangan dua pilar pertahanan, Richarlison juga dipastikan absen pada leg kedua di London setelah menerima kartu kuning yang memicu sanksi akumulasi kartu.


Keputusan Penjaga Gawang yang Fatal

Antonin Kinsky yang dipercaya debut di Liga Champions oleh pelatih Igor Tudor gagal membayar kepercayaan tersebut dan malah membuat dua kesalahan fatal.

Sorotan utama dalam laga ini tertuju pada manajemen penjaga gawang Tottenham yang dianggap sebagai pemicu runtuhnya pertahanan tim di awal laga.

Antonin Kinsky, yang dipercaya tampil sejak menit awal, gagal menunjukkan performa stabil dan terlihat gugup menghadapi tekanan intens dari para penyerang Atletico Madrid.

Setelah kebobolan tiga gol cepat yang diawali dari kesalahan koordinasi dan penempatan posisi, Kinsky akhirnya digantikan oleh Guglielmo Vicario sebelum babak pertama berjalan dua puluh menit.

Pergantian pemain di posisi kiper pada tahap awal pertandingan fase gugur merupakan kejadian yang sangat jarang terjadi dan mencerminkan besarnya tekanan yang dialami lini belakang tuan rumah.


Ancaman Pemecatan Igor Tudor

Pelatih kepala Tottenham, Igor Tudor, memberi isyarat selama pertandingan Liga Inggris antara Tottenham Hotspur dan Arsenal di London, Minggu, 22 Februari 2026. (AP Photo/Ian Walton)

Hasil negatif ini semakin menyudutkan posisi Igor Tudor di kursi kepelatihan Tottenham Hotspur seiring dengan merosotnya performa tim di kancah domestik maupun kontinental.

Dengan posisi klub yang saat ini tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara Premier League, kekalahan memalukan di Liga Champions ini memicu spekulasi kuat mengenai masa depan karier pelatih asal Kroasia tersebut.

Manajemen klub kini dihadapkan pada pilihan sulit menjelang pertandingan berat melawan Liverpool akhir pekan ini, di mana Tudor harus mampu membuktikan kapasitasnya di tengah badai cedera pemain dan tekanan publik yang mulai menyuarakan pergantian kepemimpinan di ruang ganti.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya