PSG dan Chelsea Memiliki Skuad yang Sama-sama Kuat

PSG vs Chelsea tersaji pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Chelsea percaya diri menghadapi PSG di Paris.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 11 Maret 2026, 13:11 WIB
Duel Malo Gusto dan Khvicha Kvaratskhelia dalam laga Chelsea vs PSG di final Piala Dunia Antarklub 2025, Senin (14/7/2025). (AP Photo/Seth Wenig)

Liputan6.com, Jakarta - PSG vs Chelsea akan menjadi salah satu pertandingan besar pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Duel ini dijadwalkan berlangsung Kamis, 12 Maret 2026, pukul 03.00 WIB.

PSG vs Chelsea mempertemukan dua tim dengan skuad yang sama-sama kuat. Kedua klub memiliki ambisi besar untuk melangkah jauh di kompetisi paling prestisius antarklub Eropa tersebut.

Pertandingan PSG vs Chelsea di Parc des Princes diperkirakan berlangsung ketat sejak awal. Laga ini juga baru menjadi bagian pertama dari duel dua leg yang akan menentukan siapa yang melaju ke perempat final.


Chelsea Waspadai Kekuatan PSG

Duel antarpemain dalam laga Chelsea vs PSG di final Piala Dunia Antarklub 2025, Senin (14/7/2025). (AP Photo/Seth Wenig)

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, menilai PSG sebagai tim dengan kualitas kelas dunia. Ia menilai skuad lawan memiliki pemain-pemain elite dan ditangani pelatih berkelas.

“Paris adalah tim kelas dunia, akan gila jika mengatakan hal lain. Mereka memiliki pemain kelas dunia dan pelatih kelas dunia, tetapi kami juga demikian,” kata Rosenior.

Ia mengingatkan bahwa duel ini berlangsung dalam dua leg sehingga Chelsea harus menjaga disiplin sepanjang pertandingan. Kepercayaan diri juga tetap tinggi dalam skuad The Blues.

“Kami harus ingat bahwa ini adalah duel dua leg, jadi kami membutuhkan disiplin. Saya percaya diri sebagai pribadi dan bahkan lebih percaya diri dengan tim ini. Ini cocok bagi kami,” ujar Rosenior.

Rosenior juga menegaskan bahwa target timnya tidak hanya berfokus pada pertandingan melawan PSG. Chelsea ingin membangun fondasi kuat untuk kesuksesan jangka panjang.


Rosenior Kembali ke Prancis

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, memasuki lapangan sebelum dimulainya laga fase liga Liga Champions antara Napoli vs Chelsea di Naples, Italia, Rabu, 28 Januari 2026. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Pertandingan PSG vs Chelsea juga menghadirkan momen emosional bagi Rosenior. Pelatih asal Inggris tersebut pernah bekerja di Prancis ketika menangani Strasbourg.

Ia mengaku memiliki kenangan indah selama berada di klub tersebut. Pengalaman itu membuatnya memiliki kedekatan tersendiri dengan sepak bola Prancis.

“Saya akan selalu menyimpan tempat untuk Strasbourg di hati saya. Saya memiliki waktu yang luar biasa, pengalaman luar biasa di negara ini,” ujar Rosenior.

Namun, ia tetap fokus pada target utama Chelsea dalam laga ini. Rosenior ingin menambah kenangan positif dengan membawa timnya meraih kemenangan di Paris.

“Saya ingin menciptakan lebih banyak kenangan indah. Saya ingin menikmati momen ini, tetapi untuk melakukannya, kami harus memenangkan pertandingan,” ucapnya.

Bek Chelsea, Malo Gusto, juga merasakan emosi tersendiri karena kembali bermain di Prancis. Ia tengah menikmati periode positif bersama klub dan tim nasional.

“Ini perasaan yang luar biasa bermain kembali di Prancis. Saya mencoba menikmati momen, menjadi versi terbaik dari diri saya di lapangan, dan membantu rekan setim sebanyak mungkin,” kata Gusto.

Sumber: UEFA.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya