Main Kartu Remi Berujung Maut, Petani di Lampung Tewas Ditembak Temannya

Korban diketahui berinisial HE (36), seorang petani warga Dusun II Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 11 Maret 2026, 12:07 WIB
Tim Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Timur memasang gari polisi di TKP seorang petani ditembak hingga tewas menggunakan senpi oleh rekannya sendiri (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang petani di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, tewas setelah diduga ditembak oleh temannya sendiri usai terlibat cekcok saat bermain kartu remi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB di Dusun 7, Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.

Korban diketahui berinisial HE (36), seorang petani warga Dusun II Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung.

Kasatreskrim Polres Lampung Timur, AKP Stefanus Boyoh mengatakan, peristiwa bermula saat korban dan sejumlah rekannya berkumpul dan bermain kartu. Keributan kemudian terjadi hingga berujung penembakan.

“Betul, kalau terkait judi masih kami dalami. Saat ini masih dalam penyelidikan. Namun yang pasti, penyebab awalnya karena cekcok saat permainan kartu dan kumpul-kumpul antar teman,” kata Stefanus saat dikonfirmasi, Rabu (11/3).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tembak di bagian perut dan kepala sebelah kanan.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Jabung untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun karena kondisinya kritis, korban kemudian dirujuk ke RS Sukadana.

"Namun nahas, korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit," tuturnya.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti. Beberapa saksi juga telah dimintai keterangan.

 

Pengejaran

Sementara itu, terduga pelaku penembakan diketahui berinisial GA, seorang petani yang juga merupakan warga Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung.

Saat ini, tim gabungan dari Polres Lampung Timur bersama Polsek Jabung masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Tim Resmob Polres Lampung Timur, Unit Reskrim, dan Unit Intel Polsek Jabung sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku,” ujar Stefanus.

 

Autopsi

Jenazah korban saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga masih memeriksa saksi-saksi dan keluarga korban untuk proses hukum selanjutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya