Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Markas Newcastle, Lamine Yamal Ukir Dua Rekor Sekaligus

Bintang Barcelona, Lamine Yamal, mencetak rekor baru sebagai pemain termuda yang mencapai 30 penampilan di Liga Champions.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 11 Maret 2026, 09:41 WIB
Lamine Yamal melakukan tendangan ke arah gawang dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Newcastle vs Barcelona di St James Park, 11 Maret 2026. (Steve Welsh/PA via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Bintang Barcelona, Lamine Yamal, kembali mencatatkan namanya dalam buku sejarah. Wonderkid asal Spanyol itu mencetak rekor baru sebagai pemain termuda yang mencapai 30 penampilan di Liga Champions.

Pencapaian tersebut terjadi saat Barcelona menghadapi Newcastle United pada leg pertama babak 16 besar yang digelar di St James' Park. Dalam laga tersebut, Yamal juga menjadi penyelamat Blaugrana setelah mencetak gol penyeimbang lewat penalti di penghujung pertandingan.

Gol pada menit akhir itu memastikan pertandingan berakhir imbang 1-1 dan menjaga peluang Barcelona untuk melangkah ke perempat final saat memainkan leg kedua di Spotify Camp Nou pekan depan.


Rekor Baru di Usia 18 Tahun

Bertanding di St James Park, pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026, kemenangan The Magpies yang sudah di depan mata sirna lewat drama gol menit akhir. Tampak dalam foto, kiper Newcastle United asal Inggris, Aaron Ramsdale (kiri), berbincang dengan penyerang Barcelona asal Spanyol, Lamine Yamal, setelah pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 di St James' Park, Newcastle-upon-Tyne, timur laut Inggris pada Selasa 10 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu 11 Maret 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Saat tampil di laga tersebut, Yamal baru berusia 18 tahun 240 hari. Dengan usia tersebut, ia resmi menjadi pemain termuda yang mencapai 30 penampilan di Liga Champions.

Rekor sebelumnya dipegang oleh gelandang muda Warren Zaïre-Emery. Pemain milik Paris Saint-Germain itu mencapai angka yang sama pada Oktober lalu saat menghadapi Bayer Leverkusen, ketika berusia 19 tahun 227 hari.

Artinya, Yamal berhasil memecahkan rekor tersebut hampir setahun lebih cepat dibandingkan pemain asal Prancis tersebut.


Penyelamat Barcelona di Menit Akhir

Pada menit-menit akhir pertandingan, tekanan Barcelona membuahkan hasil pada menit 90+5 ketika Dani Olmo dijatuhkan Malick Thiaw di dalam kotak penalti. Lamine Yamal maju sebagai eksekutor dan dengan tenang menaklukkan Aaron Ramsdale pada menit 90+6. Tampa dalam foto, penyerang Barcelona asal Spanyol, Lamine Yamal, merayakan golnya selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 melawan Newcastle United di St James' Park, Newcastle-upon-Tyne, timur laut Inggris pada Selasa 10 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu 11 Maret 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Pertandingan di markas Newcastle sebenarnya berjalan sulit bagi tim asuhan Hansi Flick. Hingga menit ke-95, Barcelona masih tertinggal 0-1 dan terancam pulang dengan kekalahan.

Namun momentum berubah ketika Dani Olmo berhasil memaksa tuan rumah melakukan pelanggaran di kotak penalti. Wasit pun menunjuk titik putih untuk Barcelona.

Dalam situasi krusial tersebut, Yamal menunjukkan ketenangan luar biasa meski usianya masih sangat muda. Ia maju sebagai eksekutor dan sukses menaklukkan kiper Newcastle dengan tendangan terarah ke sudut bawah gawang.


Catatan Statistik Bersejarah

Pemain Barcelona Lamine Yamal merayakan gol pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona di Elche, Spanyol, Sabtu, 31 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Selain menyelamatkan Barcelona dari kekalahan, gol tersebut juga menghadirkan catatan unik lainnya. Berdasarkan data dari Opta, penalti yang dicetak Yamal pada waktu 95 menit 50 detik menjadi gol penalti paling telat yang pernah dicetak Barcelona dalam sejarah Liga Champions.

Kontribusi penting ini membuat Barcelona tetap percaya diri menatap leg kedua di Camp Nou. Dengan performa gemilang dan rekor demi rekor yang terus dipecahkan, Lamine Yamal semakin menegaskan dirinya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di sepak bola Eropa saat ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya