Manchester United Butuh Manajer Baru, Salah Satunya Ingin Ambil Alih Posisi di Old Trafford

Manchester United didesak untuk menunjukkan ketegasan soal posisi manajer dan mengabaikan semua yang telah dilakukan Michael Carrick.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 11 Maret 2026, 09:00 WIB
Hasil ini membuat skuad asuhan Michael Carrick tertahan di posisi ketiga dengan koleksi 51 poin. Selain itu, tren positif tak pernah kalah dalam 11 laga terakhir di Liga Inggris terputus. (AP Photo/PA/Owen Humphreys)

Liputan6.com, Jakarta - Manajer Manchester United interim, Michael Carrick, telah melakukan hal luar biasa dalam perannya dengan membimbing timnya meraih enam kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Peningkatan hasil tersebut telah menempatkan Man Utd dalam persaingan memperebutkan tempat di Liga Champions. Dan, kini cara MU bermain menunjukkan bahwa mereka bahkan mungkin finis di posisi ketiga.

Kontrak Carrick berlaku hingga akhir musim dan bukan rahasia lagi bahwa ia menginginkan pekerjaan itu secara permanen. Namun, United pernah terjebak dalam kesalahan memberikan kunci kekuasaan kepada pelatih sementara, seperti saat memilih Ole Gunnar Solskjaer pada tahun 2019.

Menurut laporan terbaru dari Manchester Evening News, MU sebaiknya menjajaki kemungkinan untuk merekrut salah satu dari dua manajer elite terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan untuk merekrut Carrick.

Salah satu reporter utama Man Utd, Steven Railston, menegaskan bahwa United harus mempertimbangkan Luis Enrique dari PSG dan Julian Nagelsmann dari Jerman terlebih dahulu.


Lebih Banyak Raih Prestasi

Pelatih PSG, Luis Enrique, memberikan arahan kepada anak asuhnya saat memimpin latihan jelang partai puncak Liga Champions melawan Inter Milan di Stadion Allianz Arena, Munchen, Jumat (30/5/2025). (AP Photo/Luca Bruno)

"Carrick yang berusia 44 tahun telah melampaui ekspektasi sejak kembali pada Januari lalu, dan seharusnya dipekerjakan secara permanen jika ia mampu membawa klub ke Liga Champions, asalkan manajer elit lainnya tidak tersedia," kata Railston.

"Siapa yang termasuk dalam kategori elite? Luis Enrique dan Julian Nagelsmann adalah dua orang yang harus dipertimbangkan sebelum Carrick, terlepas dari apa yang ia raih musim ini."

Menurut Railston, keduanya memiliki rekam jejak kesuksesan yang terbukti di level tertinggi, dan telah mencapai lebih banyak prestasi daripada Carrick dalam karier mereka.


Nagelsmann Menginginkan Manchester United

Tim asuhan pelatih Julian Nagelsmann unggul 2-1 atas Yunani. (Uwe KRAFT/AFP)

United harus mendekati Enrique dan Nagelsmann untuk mengukur minat mereka dalam mengambil pekerjaan itu. Enrique telah memenangkan Liga Champions dua kali, bersama Barcelona dan Paris Saint-Germain, dan telah memberikan trofi domestik untuk kedua klub tersebut.

Ada peluang sangat kecil untuk membujuk Enrique keluar dari PSG, meskipun kepindahan Nagelsmann sangat mungkin terjadi.

Sebuah pembaruan baru-baru ini dari reporter Ben Jacobs mengklaim Nagelsmann, bersama dengan Roberto Martinez dan Roberto De Zerbi adalah tiga manajer yang menjadi fokus Man Utd saat ini. Bahkan informan kami, Graeme Bailey, memberitakan bahwa Nagelsmann mengincar pekerjaan di MU.


Manchester United Perlu Negoisasi

Selebrasi gelandang Manchester United, Bruno Fernandes (kiri) bersama rekannya, Casemiro setelah mencetak gol penyeimbang 1-1 ke gawang Liverpool pada laga pekan ke-32 Premier League 2023/2024 di Old Trafford Stadium, Manchester, Minggu (7/4/2024). (AP Photo/Dave Thompson)

“Nagelsmann kini mengalihkan perhatiannya ke kursi pelatih United yang kosong, dan para perantara telah menyampaikan namanya kepada klub, memastikan namanya masuk dalam pertimbangan,” ujar Bailey.

Pria berusia 38 tahun ini adalah manajer tim nasional Jerman saat ini. Kontraknya dengan Federasi Sepak Bola Jerman berlaku hingga 2028.

Diyakini ada klausul pelepasan dalam kontraknya, meskipun baru aktif pada tahun 2027. Dengan demikian, Man Utd perlu menegosiasikan pelepasan Nagelsmann, yang merupakan komplikasi tambahan yang tidak akan ada jika merekrut Carrick atau De Zerbi, misalnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya