Ambisi Real Madrid Raup Rp5 Triliun Per Tahun dari Jersey

Real Madrid menargetkan pendapatan sponsor jersey hingga €300 juta per tahun demi memperkuat dominasi ekonomi klub di kancah sepak bola dunia.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 09 Maret 2026, 09:50 WIB
Selebrasi Jude Bellingham dalam laga Liga Spanyol antara Real Madrid vs Sevilla, Minggu (21/12/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Raksasa Spanyol, Real Madrid, kini menetapkan target finansial ambisius untuk mendominasi pendapatan dari sektor komersial jersey mereka. Klub tersebut berencana meraup angka 300 juta Euro (Rp5,89 triliun) per tahun hanya melalui kesepakatan sponsor yang melekat pada kostum pemain.

Visi besar ini mencerminkan strategi matang Florentino Perez dalam menjaga stabilitas ekonomi klub di tengah persaingan pasar global. Strategi tersebut tidak hanya mengandalkan prestasi lapangan, tetapi juga memaksimalkan nilai jual merek di mata para investor.

Manajemen Los Blancos terus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap langkah fiskal yang diambil selama beberapa musim terakhir. Hal ini terbukti dengan keberhasilan mereka mengamankan berbagai kontrak kerja sama yang sangat menguntungkan.


Kekuatan 3 Mitra Utama Los Blancos

Dalam acara tersebut dihadiri Presiden Real Madrid Florentino Perez dan legenda klub Zinedine Zidane. (AP Photo/Andrea Comas)

Tujuan finansial tersebut bertumpu pada tiga mitra strategis yang menjadi tulang punggung ekonomi, yakni Emirates, Adidas, dan HP. Kerja sama dengan maskapai penerbangan Emirates kabarnya hampir mencapai kesepakatan baru untuk memperpanjang durasi kemitraan hingga tahun 2031 mendatang.

Real Madrid juga sedang membuka ruang negosiasi dengan Adidas yang telah menjadi penyedia perlengkapan tim sejak tahun 1998 silam. Meskipun kontrak saat ini bernilai sekitar 120 juta Euro (Rp2,36 triliun) per tahun, kedua pihak ingin memperbarui kerangka kerja sama mereka lebih awal.

Langkah terakhir dalam rencana besar ini melibatkan perusahaan teknologi HP yang masih menyisakan satu kampanye lagi dalam kontraknya. Diskusi mengenai perpanjangan masa bakti merek tersebut pada seragam tim sudah mulai berjalan agar target pendapatan segera tercapai.


Melampaui Valuasi Klub Raksasa Eropa

Paruh kedua pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Serangan silih berganti dilakukan. Tampak dalam foto, gelandang Real Madrid asal Uruguay, Federico Valverde (kiri) dan penyerang Barcelona asal Spanyol, Lamine Yamal berebut bola saat pertandingan final Piala Super Spanyol di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah pada Minggu 11 Januari 2026 waktu setempat atau Senin 12 Januari 2026 dini hari WIB. (Fadel SENNA/AFP)

Saat ini, nilai komersial dari jersey Real Madrid ditaksir mencapai angka 260 juta Euro (Rp5,11 triliun) per musim. Nilai tersebut membuat mereka memimpin jauh di depan tim besar Inggris seperti Manchester United (Rp3,93 triliun) dan Manchester City (Rp3,36 triliun).

Rival domestik mereka, Barcelona, juga tertinggal cukup signifikan dengan nilai valuasi komersial sekitar 183 juta Euro (Rp3,59 triliun). Namun, manajemen tetap optimistis bahwa angka 300 juta Euro merupakan proyeksi yang sangat realistis untuk masa depan tim.

Pencapaian ini akan semakin memperkokoh posisi Real Madrid sebagai institusi sepak bola paling bernilai di dunia secara finansial. Peta jalan menuju target tersebut sudah berjalan lancar dengan progres yang sangat positif dari setiap departemen terkait.

Sumber: Madrid Universal


Klasemen La Liga/Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya