Kiper Manchester United Percaya Takhayul, Perilaku Senne Lammens Jadi Sorotan

Senne Lammens setelah bergabung dengan Manchester United membuat kesan yang cukup besar dengan etos kerja, dan penampilannya.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 10 Maret 2026, 08:00 WIB
Kiper Manchester United asal Belgia #31, Senne Lammens, menangkap bola dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Sunderland di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 4 Oktober 2025. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kiper Manchester United, Senne Lammens, telah memantapkan dirinya di klub barunya sejak bergabung dari Royal Antwerp pada musim panas. Kiper asal Belgia ini telah membuat kesan besar di dalam klub.

Lammens ditunjuk sebagai kiper utama MU di bawah Ruben Amorim dan Michael Carrick. Dia mampu mempertahankan posisinya dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan melepaskannya.

Tim Carrick sekarang menjadi pesaing sejati untuk mendapatkan tempat di Liga Champions di Liga Inggris. Penampilan pemain berusia 23 tahun ini jauh lebih sedikit melakukan kesalahan daripada Andre Onana dan Altay Bayindir dalam beberapa musim terakhir.

Karenanya tokoh-tokoh berpengaruh seperti Sir Alex Ferguson telah memperhatikannya. Express Sport memberikan wawasan tentang bagaimana Lammens beradaptasi dengan kehidupan di Old Trafford, termasuk larangan masuk ruang ganti dan perilakunya di balik layar.


Larangan Masuk Ruang Ganti

Senne Lammens menjadi pemain lain yang tak kalah penting dalam kemenangan Manchester United atas Everton di Liga Inggris 2025/2026 pada Senin (23/02/2026) waktu setempat. (AFP/Paul Ellis)

Lammens tampaknya adalah seorang kiper yang agak percaya takhayul. Menurut laporan, ia melarang diskusi apa pun tentang menjaga gawang tetap bersih menjelang pertandingan.

Strategi ini tampaknya telah membuahkan hasil bagi pemain Belgia ini, yang telah mengamankan beberapa clean sheet untuk United musim ini. Dia dianugerahi Pemain Terbaik Pertandingan saat kemenangan 1-0 mereka atas Everton bulan lalu.

Mantan pelatih kipernya di Antwerp, Brian Vandenbussche, mengungkapkan wawasan tentang ritual pra-pertandingannya. "Saya juga tidak menyukainya... Anda akan membawa sial."


Pengakuan Sir Alex Ferguson

Aksi Senne Lammens pada laga pekan ke-7 Premier League antara Manchester United vs Sunderland di Old Trafford - AP Photo/Dave Thompson

"Saya tahu itu takhayul, tetapi jangan lakukan itu. Senne memiliki beberapa hal yang ia lakukan dalam urutan tertentu sebelum pemanasan. Ia selalu ingin saya bersiap sebelum ia keluar. Ia melakukan tos kepalan tangan dengan dua kiper lainnya dan dengan saya, itu penting baginya."

Menjelang akhir tahun lalu, komentar yang dibuat oleh mantan manajer United yang ikonik, Ferguson, tentang Lammens muncul. Selama wawancara dengan Raceday RTV, ia menggambarkan pemain berusia 23 tahun itu sebagai pemain luar biasa.

Pujian ini akhirnya sampai ke Lammens dan ia mengatakan kepada podcast resmi klub: "Ya, saya membacanya di suatu tempat dan awalnya saya benar-benar tidak percaya, jujur ​​saja.


Perilaku di Lapangan Latihan

Kiper Manchester United, Senne Lammens, berusaha menahan tembakan jarak dekat yang dilepaskan striker Man City dalam laga derbi Manchester di Premier League 2025/2026 yang berlangsung di Old Trafford, Sabtu (17/1/2026). (Darren Staples / AFP)

"Dia adalah nama besar dan terutama di klub ini, jadi saya sedikit terkejut, tetapi rasanya sangat, sangat bagus, jujur ​​saja. Saya belum bertemu dengannya jadi saya juga menantikannya.

"Tetapi datang dari dia, ya, sangat menyenangkan mendengarnya juga, seseorang dengan begitu banyak pengalaman dan nama besar di klub ini." "Senang mendengarnya."

Selain dukungan ini dan rutinitas pertandingan Lammens yang teratur, laporan tambahan menunjukkan bahwa ia telah mendapatkan rasa hormat dari anggota staf lain yang bekerja di balik layar. Surat kabar i mengungkapkan bahwa Lammens termasuk yang paling awal tiba di tempat latihan dan seringkali menjadi pemain terakhir yang pergi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya