Pemkab Bandung Petakan 21 Titik Rawan Macet Jelang Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Pemkab Bandung, Jawa Barat telah mencatat sejumlah titik rawan kemacetan jelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

oleh Dikdik RipaldiDiterbitkan 08 Maret 2026, 15:05 WIB
Jalan Bojongsoang diperkirakan menjadi salah satu titik kemacetan di Kabupaten Bandung saat arus mudik lebaran 2026. (Liputan6.com/Dikdik Ripaldi)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat telah mencatat sejumlah titik rawan kemacetan jelang arus mudik dan arus balik lebaran 2026 ini. Ratusan personel gabungan pun disiagakan di pos-pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah wilayah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan, Operasi Ketupat akan berlangsung mulai tanggal 13-25 Maret 2026, dengan pengamanan jalur mudik tetap dilakukan hingga 29 Maret 2026.

Sebanyak 21 Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan serta 1 Pos Terpadu di Nagreg disiapkan untuk mendukung kelancaran mudik. Pengamanan melibatkan 975 personel Polri, 150 personel TNI, serta dukungan pemerintah daerah dan relawan, lengkap dengan fasilitas istirahat, layanan kesehatan, hingga informasi bagi pemudik.

"Dari 21 pos pengamanan dan 1 pos induk di Nagreg itu harus betul-betul lengkap," katanya saat Rapat Koordinasi Khusus Persiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 di Gedung Moch. Toha Soreang, Sabtu 7 Maret 2026.

Dia mengatakan, Pemkab Bandung juga mengantisipasi potensi kemacetan, kecelakaan, bencana alam, hingga gangguan keamanan dengan menyiapkan mobil derek, ambulans, alat berat, perbaikan jalan, serta penguatan keamanan lingkungan agar perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.

 

Rincian Titik Rawan Macet

Ribuan kendaraan dari arah Jakarta menuju Bandung terjebak kemacetan.

Ada pun, sejumlah titik rawan kemacetan di Kabupaten Bandung di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Simpang Tiga Kamasan
  2. Depan Alun-alun Banjaran
  3. Kawasan Industri Pameungpeuk
  4. Depan SPBU Rencong
  5. Bunderan Pangalengan
  6. Simpang Tiga Gandasari
  7. Simpang Tiga Ciluncat-Cangkuang
  8. Simpang Empat Apill Gading.
  9. Simpang Tiga Sadu
  10. Jalan Raya Cibeureum
  11. Soputaran SPBU Gambung
  12. Depan Alun-alun Ciwidey
  13. Seputaran Alam Endah Strawberry
  14. Radius Tikung Panceling Kec. Rancabali
  15. Akses Pintu Masuk Objek Wisata
  16. Susun (Interchange) Cileunyi
  17. Cagak Nagreg dan Cikaledong
  18. Lingkar Barat Nagreg
  19. Depan PT. Kahatex
  20. Simpang Rancamanyar
  21. Ruas Jalan Bojongsoang

 

Tim Urai Polda Jabar

Foto udara pembangunan Gerbang Tol Ujung Jaya Utama bagian dari Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi enam di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (28/12/2022). Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui KPPIP meninjau progress dan optimalisasi untuk akses jalan tol menuju Bandara Kertajati dan solusi antisipasi kemacetan jalan nasional Bandung ke Majalengka serta target fungsional secara keseluruhan di kwartal satu 2023 dalam mendukung arus mudik lebaran. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Terpisah, selain fokus pada strategi teknis jalan raya, kepolisian juga diaku telah mempersiapkan Tim Urai untuk bergerak cepat (quick response) menangani gangguan kecil yang berpotensi menjadi kemacetan besar, seperti mobil yang kehabisan bahan bakar atau gangguan teknis lainnya di tengah jalan.

"Tim tersebut akan bergerak dinamis. Fokusnya adalah kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pemudik,” kata Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, Kamis 5 Maret 2026 lalu.

Dalam rangka persiapan, Polda Jabar mengadakan pelatihan intensif untuk Tim Urai, antara lain meliputi pelatihan komunikasi publik dan psikologis sebagai bagian dari persiapan menjelang Operasi Ketupat 2026 yang dijadwalkan mulai bergulir pada 13 Maret mendatang.

Langkah ini, sambung Raydian, diambil guna memastikan personel di lapangan mampu berkomunikasi dengan persuasif dan tetap tenang saat menghadapi tekanan kepadatan arus lalu lintas yang diprediksi akan melonjak.

"Kita latih anggota public speaking dari narasumber yang mumpuni. Selain itu, kita beri bekal terkait masalah psikologi agar mereka siap menghadapi berbagai karakter pemudik dan situasi di lapangan," ucap dia.

Raydian menegaskan bahwa Tim Urai harus memiliki kesabaran ekstra. Tugas mereka bukan sekadar mengatur kendaraan, tetapi juga menjadi penenang bagi masyarakat yang mungkin merasa lelah atau stres selama perjalanan mudik.

"Melalui pembekalan psikologi, kita ingin personel tetap prima secara mental meski di bawah tekanan fisik dan cuaca panas," pungkasnya.

Infografis Mudik Gratis Lebaran 2026 DKI Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya