Perang Iran vs Israel dan AS, Emirates Kembali Operasikan 106 Penerbangan ke 83 Destinasi

Jumlah ini mewakili 60 persen jaringan rute Emirates yang penerbangannya sempat terganggu perang Iran vs Israel dan AS.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 07 Maret 2026, 11:00 WIB
Mobil dan petugas kesehatan mengepung pesawat setelah penumpang Emirates Airline dilaporkan sakit di Bandara Kennedy New York, Rabu (5/9). Belum ada keterangan resmi tentang penyakit yang dikeluhkan penumpang serta awak pesawat itu. (AP/Bebeto Matthews)

Liputan6.com, Jakarta - Menyusul pembukaan kembali sebagian wilayah udara Timur Tengah di tengah perang Iran vs Israel dan AS, Emirates kembali mengoperasikan penerbangan. Maskapai ini mengklaim, jaringan penerbangannya akan 100 persen kembali dalam beberapa hari mendatang.

Namun, itu "tergantung pada ketersediaan wilayah udara dan pemenuhan semua persyaratan operasional," katanya dalam rilis pada Lifestyle Liputan6.com, Jumat, 6 Maret 2026. Keselamatan, baik penumpang maupun awak, kata mereka, tetap jadi prioritas utama.

Pada Kamis, 5 Maret 2026, Emirates mengangkut sekitar 30 ribu penumpang dari Dubai, dan hari ini, Sabtu (7/3/2026), maskapai itu terjadwal mengoperasikan 106 penerbangan pulang pergi harian yang beroperasi ke 83 destinasi, mewakili hampir 60 persen dari jaringan rute pihaknya.

Di beberapa pasar dengan permintaan tinggi, Emirates telah meningkatkan operasi "secara signifikan," klaimnya. Di Inggris, maskapai ini akan mengoperasikan 11 penerbangan harian di lima bandara pada Sabtu.

Kapasitas tambahan juga sedang dikerahkan di seluruh India, dengan Emirates meningkatkan jumlah penerbangan harian menjadi 22, melayani ke-9 gerbang India pada Sabtu (7/3/2026). Di Amerika Serikat, maskapai tersebut saat ini beroperasi ke tujuh gerbang masuknya.

"Pelanggan dapat memeriksa ketersediaan dan memesan tiket mereka. Kami memprioritaskan pelanggan dengan pemesanan lebih awal. Untuk saat ini, pelanggan hanya boleh pergi ke bandara jika mereka memiliki pemesanan yang telah dikonfirmasi," sebut pihak maskapai.

"Kami terus memantau situasi dengan cermat dan menyesuaikan operasi kami sesuai keadaan. Kami mendesak semua pelanggan untuk memeriksa emirates.com dan saluran media sosial resmi kami, di mana kami akan menerbitkan pembaruan terbaru segera setelah tersedia," tandas Emirates.

Penerbangan Lainnya

Foto yang diambil pada 20 Februari 2022 menunjukkan pesawat Boeing 787 milik Etihad Airways mendarat di Bandara Internasional Ben Gurion Israel di Lod, di pinggiran Tel Aviv. (JACK GUEZ/AFP)

Seperti Emirates, Etihad Airways juga telah memulai jadwal penerbangan komersial terbatas sejak Jumat, 6 Maret 2026, setelah menanggung penundaan dan pembatalan operasional buntut konflik Iran vs Israel dan AS. Penerbangan ini beroperasi antara Abu Dhabi dan 25 destinasi internasional utama.

Melansir Gulf News, Jumat, maskapai tersebut mengatakan, penumpang dengan pemesanan sebelumnya akan diakomodasi pada penerbangan baru sesegera mungkin, sementara tiket juga tersedia untuk dijual di situs webnya. Pihak berwenang menyetujui keputusan tersebut setelah melakukan penilaian keselamatan dan keamanan yang ekstensif.

Operasional maskapai itu juga akan terus dipantau secara ketat, klaim mereka. Etihad mendesak para pelancong untuk tidak pergi ke bandara kecuali mereka telah dihubungi langsung oleh maskapai penerbangan, atau memiliki pemesanan yang telah dikonfirmasi pada salah satu penerbangan yang telah dilanjutkan.

25 Destinasi Penerbangan Etihad

Pesawat maskapai Etihad Airways. (dok. Instagram @etihad/https://www.instagram.com/p/CFZWe01ng5d/)

Penumpang terdampak akan dihubungi langsung maskapai penerbangan yang mengonfirmasi status penerbangan mereka dan menjelaskan pilihan yang tersedia. Para pelancong juga disarankan untuk memastikan detail kontak mereka diperbarui dalam pemesanan dan memantau email untuk pembaruan lebih lanjut.

Di tahap awal ini, penerbangan ke dan dari Abu Dhabi dijadwalkan beroperasi antara 6 hingga 19 Maret 2026 ke destinasi berikut:

  • Ahmedabad
  • Bangkok
  • Bengaluru
  • Kairo
  • Kolombo
  • Delhi
  • Frankfurt
  • Hanoi
  • Hyderabad
  • Jeddah
  • Kuala Lumpur
  • London Heathrow
  • Madrid
  • Malé
  • Milan Malpensa
  • Moskow Sheremetyevo
  • Mumbai
  • New York JFK
  • Paris
  • Phuket
  • Riyadh
  • Roma
  • Seoul Incheon
  • Toronto
  • Zurich

Semua layanan tetap bergantung pada persetujuan operasional dan dapat berubah tergantung pada kondisi wilayah udara regional. Semua penerbangan komersial terjadwal lainnya ke dan dari Abu Dhabi tetap ditangguhkan, kata Etihad.

Presedur Pengembalian Dana

JAS Airport Services melatani ground handling berstandar internasional penerbangan perdana Etihad Airways rute Abu Dhabi–Medan. (Dok PT JAS)

Penumpang yang memiliki tiket Etihad yang diterbitkan pada atau sebelum 28 Februari 2026, dengan tanggal perjalanan asli hingga 21 Maret 2026, dapat memesan ulang secara gratis pada penerbangan yang dioperasikan Etihad hingga 15 Mei 2026.

Penumpang yang bepergian dengan penerbangan Etihad hingga 21 Maret 2026 juga dapat meminta pengembalian dana melalui situs web maskapai atau melalui agen perjalanan mereka. Maskapai tersebut mengatakan, pihaknya sedang mengalami volume panggilan yang tinggi dan mendesak penumpang yang ingin meminta pengembalian dana untuk menggunakan formulir permintaan online.

Etihad menambahkan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama, dan penerbangan hanya akan beroperasi setelah semua kriteria keselamatan terpenuhi sepenuhnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya