Liputan6.com, Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memproyeksikan tahun 2026 sebagai momentum percepatan transformasi landasan fundamen lini usaha dan operasional, seiring dengan langkah perbaikan tata kelolalayanan secara berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kualitas pengalaman perjalanan bagi penumpang.
Hal ini yang turut diselaraskan dengan langkah penguatan kinerja keuangan sebagai bagian dari fokus prioritas transformasi perusahaan.
Advertisement
Sejalan dengan dinamika industri penerbangan global, termasuk adanya pembaruan klasifikasi rating layanan yang dirilis oleh lembaga pemeringkatan maskapai internasional, Skytrax, Garuda Indonesia memahami hal tersebut sebagai bagian dari refleksi atas fase transformasi yang tengah dijalankan perusahaan.
"Hal ini yang pada tahun 2026 kami akan perkuat melalui berbagai inisiatif penguatan landasan aspek layanan," dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).
Sebagaimana diketahui, dalam beberapa tahun terakhir Garuda Indonesia berfokus pada pemulihan serta penguatan dan penyehatan fundamental kinerja perusahaan utamanyapasa aspek keuangan dan keberlanjutan usaha.
Proses tersebut secara bertahap turut menghadirkan berbagai langkah improvement pada sejumlah aspek layanan dan operasional sebagai bagian dari konsolidasi menuju fondasikinerja usaha yang lebih sehat, adaptif, dan berkelanjutan.
Di tahun 2026 perusahaan akan semakin memperkuat transformasi fundamental layanan sebagai salah satu prioritas utama.
Garuda Indonesia saat ini tengah menjalankan berbagai pembenahan mendasar melaluipenyusunan roadmap peningkatan layanan secara menyeluruh, yang mencakup perbaikan dan penyegaran terhadap sejumlah touch points perjalanan penumpang.
Peningkatan Kualitas Layanan
Langkah tersebut meliputi peningkatan kualitas layanan kabin dan pengalaman penerbangan, penyegaran layananground service di bandara, lounge revamp, pengembangan layanan digital dan inflight service, hingga penyempurnaan berbagai elemen layanan yang dioptimalkan untukmenghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih konsisten, nyaman, dan bernilai tambah bagi penumpang.
Seluruh pengembangan tersebut akan tetap mengacu melalui pendekatan 5 senses experience khas Garuda Indonesia yang mencakup aspek sight, sound, scent, taste, dan touch.
Garuda Indonesia menyadari bahwa transformasi layanan ini memerlukan waktu serta implementasi yang dilakukansecara bertahap dan terukur.
Namun demikian, berbagai inisiatif pembenahan tersebut akan terus dioptimalkan secara berkelanjutan, agar setiap fase transformasi dapatmenghadirkan progres nyata bagi peningkatan kualitas layanan perusahaan.
Melalui implementasi transformasiyang disiplin, dan terukur, Garuda Indonesia optimis dapat semakin memperkuat posisinya sebagai national flag carrier Indonesia yang adaptif dan semakin kompetitif di kancah global.