Cek Fakta: Hoaks BMKG Prediksi Gempa Besar pada 5 Maret 2026

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa besar pada 5 Maret 2026 yang beredar di media sosial.

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 05 Maret 2026, 17:03 WIB
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa besar pada 5 Maret 2026. (Foto: tangkapan layar Facebook)

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa besar pada 5 Maret 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 2 Maret 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Himbauan Bagi Kita Semua. Ini Info dari BMKG. Mudah²an Nanti tidak Terjadi. Amin..."

Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"BMKG

PERINGATAN DINI GEMPA BESAR

BMKG MENGHIMBAU UNTUK SELURUH RAKYAT INDONESIA

ADA KEMUNGKINAN TERJADINYA GEMPA BESAR SKALA BESAR PADA TANGGAL 5 MARET 2026"

Lalu benarkah klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa besar pada 5 Maret 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

 

 

Penelusuran Fakta

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa besar pada 5 Maret 2026. Penelusuran mengarah pada unggahan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun Instagram resminya @infobmkg.

BMKG menyampaikan, unggahan prediksi gempa megathrust akan terjadi di seluruh Indonesia pada 2026 adalah hoaks, tidak benar. 

"BMKG tidak pernah menyampaikan prediksi waktu pasti terjadinya gempa bumi. Hingga saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi belum mampu memprediksi kapan, di mana, dan seberapa besar gempa akan terjadi secara tepat dan akurat," tulis BMKG yang dikutip pada Kamis (5/3/2026). 

BMKG menyampaikan, pihaknya secara rutin melakukan pemantauan aktivitas seismik, kajian potensi sumber gempa, dan penyampaian informasi resmi berbasis data.

Penting untuk dipahami, kajian potensi bukanlah prediksi waktu kejadian. Informasi potensi gempa bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, bukan menimbulkan kepanikan.

"Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi. Pastikan selalu memeriksa informasi melalui website resmi: www.bmkg.go.id, media sosial resmi: @infobmkg," demikian unggahan BMKG.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh BMKG (@infobmkg)

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa besar pada 5 Maret 2026 merupakan hoaks.

banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya