Senne Lammens Akui Manchester United Tampil Buruk Saat Tumbang di Markas Newcastle

Senne Lammens mengakui Manchester United mengalami hari buruk saat kalah dari Newcastle United. Ia menilai timnya tampil di bawah standar dan harus segera bangk

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 05 Maret 2026, 09:28 WIB
Dipercaya sebagai starter, Senne Lammens tampil solid di bawah mistar gawang Setan Merah. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta - Senne Lammens mengakui Manchester United mengalami hari buruk secara kolektif saat kalah 1 2 dari Newcastle United. Kekalahan itu menghentikan laju 11 pertandingan tanpa kalah mereka di Premier League.

Gol Will Osula pada menit ke 90 memastikan kemenangan tuan rumah di St James Park. Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama MU di liga sepanjang 2026.

Lammens sejalan dengan pelatih Michael Carrick yang menyebut laga tersebut sebagai malam yang mengecewakan. Ia menilai tim sudah diperingatkan soal sulitnya pertandingan tandang tersebut.

Setelah Jacob Ramsey dikartu merah pada babak pertama dan Casemiro menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu, MU gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Lammens menegaskan timnya harus belajar dari hasil tersebut.


Bukan Laga Mudah Melawan Newcastle

Pemain Manchester United, Leny Yoro (kiri), dan pemain Newcastle United, Joelinton, beraksi dalam laga Liga Inggris di St James' Park, Inggris, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB. (Owen Humphreys/PA via AP)

Lammens menyebut kekalahan ini sebagai kekecewaan besar bagi timnya. Ia menilai MU tidak tampil dalam performa terbaik terutama pada babak pertama.

Meski sempat percaya diri setelah menyamakan skor dan unggul jumlah pemain, peringatan dari pelatih tidak sepenuhnya diantisipasi. Situasi pertandingan akhirnya berbalik merugikan mereka.

"Ya, ini benar benar kekecewaan besar, menurut saya. Kami tahu ini akan sulit hari ini, terutama bermain tandang di sini dan manajer sudah memperingatkan kami," kata Lammens.

"Saya pikir pada babak pertama kami tidak dalam kondisi terbaik, tetapi menjelang turun minum kami memiliki perasaan cukup baik setelah mencetak gol di menit terakhir. Melawan sepuluh pemain, kami punya perasaan cukup baik, tetapi pelatih memperingatkan kami bahwa ini tidak akan mudah.

"Kami harus menyerang mereka dan mencoba mematahkan mereka dengan cepat atau semakin lama kami menunggu dan skor tetap 1-1, satu peluang saja bisa mengubahnya. Hari ini itulah yang terjadi dan itu sama sekali tidak cukup baik dalam setiap aspek. Kami harus belajar dari itu," lanjut Lammens.


Tidak Cukup Intensitas dan Fisik

Pemain Manchester United, Harry Maguire (kiri), dan pemain Newcastle United, Harvey Barnes, beraksi dalam laga Liga Inggris di St James' Park, Inggris, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB. (Owen Humphreys/PA via AP)

Lammens menilai MU kalah dalam aspek fisik dan usaha sepanjang pertandingan. Ia merasa tim tidak menunjukkan intensitas yang sama seperti tuan rumah.

Menurutnya, hal tersebut sangat berpengaruh terutama saat bermain di kandang lawan dengan dukungan suporter yang besar. Situasi seperti itu tidak bisa dianggap enteng di Premier League.

Lanjut Baca:

"Dari sisi fisik dan usaha, rasanya kami tidak membawa cukup, tidak sama seperti yang mereka lakukan dan itu selalu akan menjadi hal yang sulit, terutama dengan dukungan para penggemar mereka," ujar Lammens. "Anda bisa saja mengalami hari yang buruk, tentu saja, tetapi ini adalah hari buruk secara kolektif dan itu sebenarnya tidak mungkin di liga ini, tidak melawan tim seperti ini," tambah Lammens.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya