Pelita Air Diskon 35% Tiket Pesawat di Masa Mudik Lebaran 2026

Kabar gembira bagi pemudik! Pelita Air resmi tebar diskon tiket hingga 35% untuk periode Lebaran 2026. Simak rincian rute dan alasan di balik harga tiket.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 04 Maret 2026, 17:45 WIB
PT Pelita Air Service, , anak usaha PT Pertamina (Persero). (Dok Pelita)

Liputan6.com, Jakarta - PT Pelita Air Service memberikan diskon tiket penerbangan pada periode mudik Lebaran 2026. Terbesar, ada diskon 35% yang berlaku pada periode tersebut.

Pj Corporate Secretary Pelita Air, Patria Rhamadonna mengatakan sejalan dengan arahan pemerintah, maka tiket penerbangan dari Jakarta ke kota-kota tujuan didiskon 19%. Kebijakan ini berlaku pada periode perjalanan mudik Lebaran 2026.

"Kita bisa memberikan diskon tiket penerbangan dari Jakarta ke lokasi lainnya di Indonesia itu rata-rata penurunan harganya sampai 19%," ujar Patria dalam konferensi pers, di Graha Pertamina, dikutip Rabu (4/3/2026).

Diskon lebih besar diberikan maskapai anak usaha Pertamina ini. Tiket penerbangan menuju Jakarta mendapat diskon 35% pada periode mudik Lebaran 2026.

"Nah khusus untuk mungkin untuk yang punya keinginan justru ke Jakarta, itu kita ada pemberian diskon tambahan, jadi kita ada diskon tambahan 35% dari yang tadi sudah kita berikan rata-rata 19%," tutur Patria.

Informasi, harga tiket pesawat lebih murah karena ada pajak pertambahan nilai (PPN) yang ditanggung pemerintah, fuel surcharge turun jadi 2%, diskon avtur 10% di 37 bandara kelolaan InJourney Airports, serta fiskon airport tax atau PJP2U sebesar 50%.

 

Siapkan 15 Armada

PT Pelita Air Service (PAS) masuk ke segmen penerbangan komersial berjadwal (regular flight) dengan mendatang dua pesawat Airbus A320. (Dok Pertamina)

Patria menjelaskan, Pelita Air menyiapkan 16 armada dalam menyambut momen besar Idulfitri Lebaran 2026 ini. Namun, 1 pesawat Airbus A320 masih menjalani masa pemeliharaan rutin. Sehingga totalnya ada 15 pesawat yang dioperasikan.

Adapun jumlah penerbangan selama masa libur Lebaran 2026 akan mencapai 1.118 penerbangan atau naik 25% dari tahun lalu. Jumlah kursi yang disediakan pun bertambah menjadi 199.080 kursi.

Total ada 17 penerbangan yang dilayani Pelita Air dari Jakarta. Yakni, menuju Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Lombok, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, Kendari, dan Singapura. Ada pula rute Yogyakarta-Balikpapan dan Surabaya-Balikpapan.

Pelita Air juga menambah penerbangan di beberapa rute. Yakni, 9 extra flight di rute Jakarta-Pekanbaru, 8 penerbangan di Jakarta-Medan, 1 penerbangan Jakarta-Pontianak, dan 1 penerbangan Jakarta-Balikpapan.

 

Diskon Tiket Pesawat

Pesawat maskapai Garuda Indonesia terparkir di areal Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (16/5/2019). Pemerintah akhirnya menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat atau angkutan udara sebesar 12-16 persen yang berlaku mulai Kamis hari ini. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Kementerian Perhubungan menyiapkan potongan harga atau diskon tiket pesawat hingga 18 persen untuk periode mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

"Jadi tiket pesawat dari pemerintah sudah memberikan stimulus untuk tiket pesawat hingga diskon sampai 18 persen," kata Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, dikutip dari Antara, Minggu (1/2/2025)

Ia mengatakan persoalan harga tiket pesawat yang diklaim masih tinggi perlu dilihat secara menyeluruh. Karena kata dia, bisa jadi harga tiket dipengaruhi oleh ketersediaan dan permintaan, sehingga ketika arus mudik Lebaran, permintaan kerap melonjak dibandingkan dengan kesiapan armada pesawat.

"Itu kemudian kerap membuat harga tiket naik drastis. Jadi ini ada suplai dan demand di mana ada beberapa kesempatan di mana mungkin tiket dirasakan agak mahal," ujarnya.

 

Diawasi Ketat

Dudy memastikan pemberian diskon akan diawasi secara ketat agar masyarakat benar-benar merasakan penurunan harga tiket selama periode mudik Lebaran 2026.

"Tapi kami yakinkan pelaksanaan stimulus ini akan diawasi secara ketat agar masyarakat bisa merasakan betul memang ada penurunan harga tiket," tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pengawasan keluhan warga terkait harga tiket. Hal itu dilakukan guna memastikan apakah tingginya harga disebabkan faktor tarif yang memang betul-betul naik atau disebabkan olen rute penerbangan yang dipilih.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya