7 Tips Aman Mengeringkan Pakaian di Dalam Rumah Tanpa Khawatir Apek dan Jamuran

Tips aman mengeringkan pakaian di dalam rumah di musim hujan, agar bebas jamur dan tetap cepat kering dengan ventilasi serta alat yang tepat.

oleh Arini NuranisaDiterbitkan 05 Maret 2026, 07:30 WIB
Tips aman mengeringkan pakaian di dalam rumah. [Foto: Gemini]

Liputan6.com, Jakarta - Mengeringkan pakaian di dalam rumah bisa menjadi solusi praktis, terutama di musim hujan. Dengan menerapkan tips aman mengeringkan pakaian di dalam rumah, Anda tetap bisa mendapatkan hasil kering maksimal tanpa perlu mesin pengering. Cara ini juga lebih lembut pada serat kain sehingga membantu mengurangi risiko pakaian cepat melar.

Namun, di balik manfaatnya, menjemur pakaian di dalam ruangan juga memiliki risiko. Salah satu yang paling sering terjadi adalah meningkatnya kelembapan udara, yang dapat memicu pertumbuhan jamur dan bau apek jika tidak ditangani dengan benar.

Karena itu, penting untuk menerapkan cara yang aman dan efektif saat mengeringkan pakaian di dalam rumah. Dengan mengikuti tips yang direkomendasikan para ahli, berikut ini tips aman mengeringkan pakaian dalam rumah, dilansir Liputan6.com dari Southern Living, Kamis (5/3/2026).

Risiko dan Hal yang Perlu Diwaspadai Menjemur di Dalam Rumah

Model Jemuran Dalam Rumah (created by AI)

Mengeringkan pakaian di dalam rumah (air dry) menyimpan sejumlah risiko, terutama terkait kelembapan. Para ahli menegaskan bahwa masalah terbesar dari air dry di dalam ruangan adalah peningkatan kadar air dan kelembapan udara.

Jika pakaian tidak diperas dengan baik atau digantung di tempat yang kurang ventilasi, jamur dan lumut bisa tumbuh, terutama di bagian lengan dan jahitan.

Kelembapan berlebih bukan hanya berdampak pada pakaian, tetapi juga dapat memicu bau apek serta pertumbuhan jamur di dalam ruangan. Hal ini tentu berisiko bagi kesehatan dan kenyamanan penghuni rumah, khususnya jika sirkulasi udara tidak memadai.

Selain itu, kendala lain adalah soal ruang. Untuk mengeringkan pakaian secara efektif di dalam rumah, biasanya dibutuhkan perlengkapan tambahan seperti rak pengering. Peralatan ini bisa memakan cukup banyak tempat, terutama jika digunakan di ruangan yang sempit.

Tips Aman Mengeringkan Pakaian di Dalam Rumah

Tips aman mengeringkan pakaian di dalam rumah. [Foto: Gemini]

Mengeringkan pakaian di dalam rumah memang praktis, tetapi tetap perlu langkah pencegahan agar pakaian tetap awet dan kelembapan ruangan tidak melonjak berlebihan. Berikut beberapa tips aman yang bisa Anda terapkan.

1. Pastikan ventilasi memadai

Sirkulasi udara adalah kunci agar pakaian cepat kering dan tidak lembap terlalu lama. Gantung pakaian di dekat jendela terbuka atau kipas angin, serta beri jarak antar pakaian agar udara bisa mengalir dengan baik.

2. Gunakan dehumidifier atau kipas

Dehumidifier membantu menjaga tingkat kelembapan ruangan tetap stabil, sementara kipas angin mempercepat proses pengeringan. Kombinasi keduanya efektif mencegah ruangan menjadi terlalu lembap dan berisiko ditumbuhi jamur.

3. Pilih alat pengering yang tepat

Gunakan rak pengering (drying rack) untuk menata banyak pakaian sekaligus, atau jemuran tali dalam ruangan dengan penjepit baju. Pilih alat yang paling sesuai dengan kapasitas pakaian dan luas ruangan Anda agar tetap efisien.

4. Hindari menumpuk pakaian

Jangan menggantung pakaian terlalu rapat, baik di rak maupun di tali jemuran. Beri jarak antar kain agar sirkulasi udara optimal, sehingga pakaian lebih cepat kering dan terhindar dari risiko jamur serta bau apek.

Tips Praktis Agar Air Dry di Dalam Rumah Lebih Efektif

Gaya Rustic dengan Material Kayu dan Batu Alam. Foto: Gemini

Mengeringkan pakaian di dalam rumah memang membutuhkan perhatian lebih dibanding sekadar memasukkannya ke mesin pengering. Setelah memastikan area memiliki ventilasi baik dan aman dari risiko jamur, ada beberapa langkah tambahan agar proses air dry berjalan lebih cepat dan optimal.

1. Gantung pakaian dengan teknik yang tepat

Cara menggantung sangat memengaruhi hasil akhir. Bahan tipis seperti sutra, linen, seprai, dan sarung bantal cenderung cepat kering, bahkan bisa dibentangkan rata agar minim kusut. Sementara itu, bahan seperti poliester dan wol membutuhkan ruang lebih lebar serta ventilasi maksimal karena lebih lama kering dan berisiko menyimpan bakteri jika terlalu lembap.

2. Sesuaikan peralatan dengan luas ruangan

Jika tinggal di apartemen atau rumah kecil, rak pengering besar mungkin memakan terlalu banyak tempat. Pilih perlengkapan yang hemat ruang namun tetap memberi cukup area untuk sirkulasi udara, sehingga pakaian dapat kering tanpa membuat ruangan terasa sempit.

3. Kombinasikan dengan penggunaan mesin pengering secukupnya

Anda juga bisa menggabungkan metode air dry dengan waktu singkat di mesin pengering. Jika ada pakaian yang belum sepenuhnya kering, cukup masukkan ke mesin selama 10–15 menit untuk menyelesaikan proses pengeringan dan mencegah pertumbuhan jamur akibat kelembapan berlebih.

FAQ

Apakah aman mengeringkan pakaian di dalam rumah?

Aman, asalkan sirkulasi udara baik dan kelembapan terkontrol agar tidak memicu jamur.

Kenapa baju jadi bau apek saat dijemur di dalam rumah?

Karena kelembapan tinggi dan kurang ventilasi membuat pakaian kering terlalu lama.

Perlukah memakai dehumidifier saat air dry?

Disarankan, terutama di ruangan tertutup, untuk menjaga kadar lembap tetap stabil.

Apakah semua jenis kain cocok dikeringkan di dalam rumah?

Tidak semua. Bahan tebal seperti wol butuh ruang dan ventilasi ekstra agar tidak lembap.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya