Banggakan Monorel hingga JIS, Pramono Janji Lanjutkan Warisan Baik Gubernur Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengulas mulai dari monorel hingga Jakarta International Stadium (JIS).

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 03 Maret 2026, 20:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengulas mulai dari monorel hingga Jakarta International Stadium (JIS). (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal komitmennya untuk melanjutkan berbagai program dan warisan kebijakan para gubernur Jakarta terdahulu. Dia mengulas mulai dari monorel hingga Jakarta International Stadium (JIS).

Pramono menyampaikan, kepemimpinannya tidak dimaksudkan untuk memulai Jakarta dari nol, melainkan meneruskan hal-hal baik yang telah dibangun para gubernur sebelumnya.

Hal ini disampaikan Pramono saat menghadiri perayaan Cap Go Meh di kawasan Pancoran, Chinatown Point Mall, Jakarta Barat, Selasa (3/3/2026). Dalam acara ini hadir sejumlah mantan Gubernur DKI Jakarta, mulai dari Sutiyoso, Fauzi Bowo (Foke), Anies Baswedan, hingga Mantan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setiabudi.

“Ketika banyak orang menanya kepada saya, ‘Apa yang akan saya kerjakan?’, saya jawabnya sederhana, saya melanjutkan hal-hal baik dari gubernur-gubernur sebelumnya,” kata Pramono.

Di hadapan para mantan gubernur yang hadir, dia bahkan menyebut satu per satu program yang menurutnya menjadi legacy penting setiap periode kepemimpinan masing-masing gubernur di Jakarta.

Kepada Sutiyoso, Pramono mengatakan pihaknya tengah merapikan proyek monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Jaksel) yang lama mangkrak.

“Dari Bang Yos, monorelnya sudah rapi, Bang Yos. 109 monorel sudah kami rapikan jalannya, paling lama Juni akan selesai,” ujarnya.

Sementara kepada Fauzi Bowo (Foke), Pramono menyinggung pentingnya konsolidasi Majelis Kaum Betawi sebagai bagian dari penguatan identitas budaya Jakarta.

“Dari Bang Foke, saya hanya minta satu saja, MKB atau Majelis Kaum Betawi-nya segera rukun,” katanya.

 

Warisan Anies hingga Ahok

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengulas mulai dari monorel hingga Jakarta International Stadium (JIS). (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Di hadapan Anies Baswedan, Pramono juga memuji Jakarta International Stadium (JIS) sebagai warisan pembangunan penting yang akan terus dikembangkan pemerintahannya. Pramono menyebut, di era kepemimpinannya, jalur transportasi dari dan menuju JIS bakal diperbaiki.

“Dari Mas Anies, legacy Mas Anies yang luar biasa itu adalah JIS. Sekarang JIS sudah kita bangun transportasi untuk memudahkan bagi JIS,” ucapnya.

Ia menyebutkan ke depan KRL akan berhenti di kawasan stadion tersebut dan aksesnya akan dihubungkan langsung dengan kawasan Ancol guna mengatasi persoalan parkir saat penyelenggaraan acara besar.

Selain itu, Pramono juga menyinggung mengenai penyelesaian polemik lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang sebelumnya menjadi isu pada masa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Dari Pak Ahok, saya sudah selesaikan yang namanya Sumber Waras, yang dulu jadi beban, alhamdulillah sekarang Sumber Waras sudah selesai semuanya, siap untuk dibangun Rumah Sakit Internasional,” ujarnya.

Menurut Pramono, kesinambungan kebijakan menjadi kunci pembangunan Jakarta di tengah berbagai perubahan nasional, termasuk perpindahan ibu kota negara. Ia menilai setiap gubernur memiliki kontribusi yang membentuk wajah Jakarta hingga saat ini.

“Jadi intinya bapak, ibu, saudara-saudara sekalian, program-program pemerintah DKI Jakarta sekarang ini, kami melanjutkan yang dulu pernah dibuat oleh gubernur-gubernur sebelumnya,” tandasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya