Liputan6.com, Jakarta - Patroli gabungan skala besar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengamankan 124 botol minuman keras (miras) dalam operasi penertiban di wilayah Cibinong pada masa awal Ramadan 1447 Hijriah, tepatnya Minggu dini hari.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, patroli gabungan tersebut digelar bersama Polres Bogor, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, serta DPRD Kabupaten Bogor untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan.
Advertisement
Menurut Rudy, kegiatan patroli tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten, tetapi juga dilaksanakan serentak di 40 kecamatan bersama unsur forkopimcam dan pemerintah desa guna menjaga situasi kondusif wilayah.
"Kami bersama-sama menjaga keamanan Kabupaten Bogor. Salah satu pemicu gesekan dan tawuran pemuda adalah minuman keras, sehingga patroli dan razia akan ditingkatkan," ujar Rudy saat patroli gabungan di Cibinong, melansir Antara, Senin 2 Maret 2026.
Ia menegaskan, upaya penertiban akan dioptimalkan melalui sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah, termasuk peningkatan patroli rutin di berbagai titik yang dinilai rawan.
Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, dalam patroli tersebut petugas menemukan tempat yang masih menjual minuman keras serta mengamankan sejumlah orang yang sedang mengonsumsi miras.
"Minuman keras berpotensi menjadi pemicu tindak kriminal berikutnya. Kondisi tidak sadar bisa menimbulkan gesekan yang lebih besar di masyarakat," kata Wikha.
Terjadi Insiden Kericuhan
Wikha menambahkan, selama beberapa hari terakhir telah terjadi sejumlah insiden kericuhan dan perkelahian yang diduga berkaitan dengan konsumsi miras, sehingga penertiban dilakukan lebih intensif selama Ramadan.
Sebanyak 124 botol miras yang ditemukan diamankan sebagai barang bukti di Polres Bogor, sementara pemilik usaha diamankan dan lokasi penjualan disegel sementara untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Penindakan dilakukan melalui mekanisme tindak pidana ringan (tipiring) oleh petugas gabungan TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)," ucap Wikha.
Selain itu, lanjut dia, jajaran aparat juga melakukan penyisiran ke toko-toko sekitar untuk memastikan tidak ada praktik penjualan miras lain yang masih berlangsung.
"Forkopimda Kabupaten Bogor menegaskan komitmen untuk meningkatkan patroli malam secara berkala selama Ramadan guna menjaga rasa aman dan nyaman masyarakat," jelas Wikha.