Imbas Serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, Penerbangan Dari dan Menuju Dubai Dibatalkan

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 02 Maret 2026, 09:05 WIB
Imbas Serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, Penerbangan Dari dan Menuju Dubai Dibatalkan
Sejumlah maskapai penerbangan mengumumkan penghentian sementara seluruh penerbangan dari dan menuju Dubai, Uni Emirat Arab. Pembatalan rute penerbangan tersebut imbas penutupan wilayah udara di sebagian wilayah Timur Tengah. Diketahui, setidaknya ada delapan negara di kawasan Timur Tengah menyatakan menutup wilayah udaranya. Penutupan ini imbas serangan yang diluncurkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) pagi. Negara tersebut meliputi Iran, Israel, Irak, Yordania, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab. Sejumlah penerbangan jarak jauh yang biasanya singgah di Dubai kemungkinan akan dialihkan, ditunda, atau dibatalkan sepenuhnya. Kondisi ini diberlakukan hingga situasi wilayah udara kembali dinyatakan aman. Pihak maskapai menjelaskan bahwa keputusan pembatalan dilakukan sebagai bentuk penerapan standar keamanan dan keselamatan penerbangan.
Layar monitor menunjukkan papan kedatangan Terminal 3, dengan penerbangan dari Dubai yang dibatalkan, di Bandara Heathrow, London pada Minggu 1 Maret 2026. Sejumlah maskapai penerbangan mengumumkan penghentian sementara seluruh penerbangan dari dan menuju Dubai, Uni Emirat Arab. (JUSTIN TALLIS/AFP)
Pembatalan rute penerbangan tersebut imbas penutupan wilayah udara di sebagian wilayah Timur Tengah. Tampak foto menunjukkan suasana area check-in di Bandara Heathrow, London pada Minggu 1 Maret 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)
Diketahui, setidaknya ada delapan negara di kawasan Timur Tengah menyatakan menutup wilayah udaranya. Tampak dalam foto, seorang pria berdiri di depan konter check-in yang tutup milik maskapai penerbangan Etihad di Bandara Heathrow, London pada Minggu 1 Maret 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)
Penutupan ini imbas serangan yang diluncurkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) pagi. Tampak dalam foto, meja-meja kosong terlihat di konter check-in maskapai penerbangan Etihad di Bandara Heathrow, London pada Minggu 1 Maret 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)
Negara tersebut meliputi Iran, Israel, Irak, Yordania, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab. Tampak dalam foto, sebuah pemberitahuan tentang gangguan penerbangan terlihat di konter check-in yang ditutup untuk maskapai penerbangan Etihad di Bandara Heathrow, London pada Minggu 1 Maret 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)
Sejumlah penerbangan jarak jauh yang biasanya singgah di Dubai kemungkinan akan dialihkan, ditunda, atau dibatalkan sepenuhnya. Tampak dalam foto, staf dari Qatar Airways membantu menjawab pertanyaan orang-orang di area check-in yang kosong di Bandara Heathrow, London pada Minggu 1 Maret 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)
Kondisi ini diberlakukan hingga situasi wilayah udara kembali dinyatakan aman. Tampak dalam foto, seorang penumpang duduk di atas kopernya di bagian kosong area check-in di Bandara Heathrow, London pada Minggu 1 Maret 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)
Pihak maskapai menjelaskan bahwa keputusan pembatalan dilakukan sebagai bentuk penerapan standar keamanan dan keselamatan penerbangan. Tampak dalam foto, para penumpang duduk menunggu kabar tentang penerbangan di Terminal 4 Bandara Heathrow, London pada Minggu 1 Maret 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya