Prediksi Como vs Inter Milan: Berebut Tiket Final Coppa Italia

Saksikan laga krusial Como vs Inter Milan di semifinal Coppa Italia!

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 02 Maret 2026, 13:00 WIB
Pemain Inter Milan Hakan Calhanoglu merayakan gol kedua timnya melalui titik penalti pada laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Genoa di Milan, Italia, Sabtu, 28 Februari 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan semifinal Coppa Italia antara Como dan Inter Milan akan tersaji di Stadio Sinigaglia, Rabu (4/3/2026) pukul 03.00 WIB. Laga Como vs Inter menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke babak final kompetisi bergengsi tersebut. Pemenang dari pertandingan dua leg ini akan menghadapi Lazio atau Atalanta di partai puncak.

Inter Milan, yang tengah memimpin perburuan Scudetto, berambisi meraih dobel domestik yang langka musim ini. Mereka datang dengan performa impresif di liga domestik, menjanjikan duel sengit.

Di sisi lain, Como, tim dengan sejarah lebih sederhana, justru menikmati musim terbaiknya dan telah menunjukkan kejutan dengan menyingkirkan tim-tim besar. Pertemuan ini diprediksi akan menjadi tontonan menarik bagi para penggemar sepak bola Italia.


Kebangkitan Como: Kejutan di Coppa Italia

Pemain Como, Nico Paz, merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Serie A melawan Cremonese di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia, Sabtu, 27 September 2025. (Antonio Saia/LaPresse via AP)

Berbeda dengan Inter, Como memiliki sejarah yang lebih sederhana, namun mereka tengah menikmati musim terbaiknya. Hanya dua tahun setelah kembali ke kasta tertinggi Italia, tim berjuluk Lariani ini sudah menjadi pesaing untuk kompetisi Eropa.

Como menunjukkan performa impresif dengan meraih dua kemenangan berturut-turut, termasuk mengalahkan Juventus dua kali musim ini dan menundukkan Lecce. Dalam laga melawan Lecce, Tasos Douvikas, Jesus Rodriguez, dan Marc-Oliver Kempf menjadi pencetak gol kemenangan.

Perjalanan Como di Coppa Italia juga penuh kejutan, dimulai dengan menyingkirkan Sudtirol dan Sassuolo. Mereka kemudian berhasil mengalahkan Fiorentina tandang, dan secara dramatis menyingkirkan juara Serie A bertahan Napoli di perempat final melalui adu penalti 7-6.

Pencapaian ini menandai semifinal piala pertama Como dalam 40 tahun terakhir, sebuah bukti kebangkitan klub. Pelatih Como, Cesc Fabregas, yang dikenal dengan gaya bermain berbasis penguasaan bola, diharapkan dapat memberikan perlawanan sengit meskipun timnya pernah kalah 4-0 dari Inter pada pertemuan sebelumnya di bulan Desember.


Inter Milan: Mengejar Dobel Domestik

Pelatih Inter Milan Cristian Chivu bereaksi saat laga play-off Liga Champions antara Inter vs Bodo/Glimt di San Siro, Milan, Italia, Selasa, 24 Februari 2026. (AP Photo/Luca Bruno)

Inter Milan saat ini berada di jalur yang tepat untuk mengklaim gelar Scudetto dan bertekad melanjutkan perburuan dobel domestik yang jarang terjadi. Dobel domestik terakhir Nerazzurri diraih pada tahun 2006, empat tahun sebelum mereka meraih treble bersejarah di bawah asuhan Jose Mourinho pada tahun 2010.

Lanjut Baca:

Meskipun baru-baru ini mengalami kekecewaan di Liga Champions setelah kalah dari Bodo/Glimt di babak playoff knockout, Inter tetap memiliki banyak hal untuk diperjuangkan. Fokus mereka kini beralih ke kompetisi domestik, termasuk Coppa Italia. Tim asuhan Cristian Chivu ini menunjukkan dominasi di Serie A, tidak terkalahkan dalam 15 pertandingan terakhir dan memenangkan delapan pertandingan berturut-turut. Mereka berhasil mengalahkan Genoa pada akhir pekan lalu, dengan Federico Dimarco memecah kebuntuan dan Hakan Calhanoglu mengamankan kemenangan melalui penalti. Dalam perjalanan Coppa Italia, Inter telah menyingkirkan Venezia dan Torino untuk mencapai babak semifinal ini. Sebagai juara sembilan kali, terakhir pada tahun 2023, Nerazzurri berambisi mencapai final di Roma setelah tahun lalu takluk dari rival sekota AC Milan di semifinal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya