Liam Rosenior Akui Beratnya Misi Chelsea ke Liga Champions

Liam Rosenior mengakui peluang Chelsea ke Liga Champions tidak mudah. Ia fokus laga demi laga jelang duel berat kontra Arsenal.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 28 Februari 2026, 10:30 WIB
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, merayakan kemenangan dramatis 3-2 timnya atas West Ham United pada laga pekan ke-24 Premier League musim ini di Stamford Bridge, Minggu (01/02/2026) dini hari WIB. (AFP/Adrian Dennis)

Liputan6.com, Jakarta - Liam Rosenior mengakui tantangan berat yang dihadapi Chelsea untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Ia menyadari jadwal padat dan sulit sudah menanti dalam beberapa pekan ke depan.

Chelsea yang kini berada di peringkat kelima Liga Inggris akan bertandang ke Emirates Stadium menghadapi pemuncak klasemen Arsenal pada Minggu. Laga tersebut menjadi awal dari rangkaian pertandingan berat yang harus dilalui The Blues.

Setelah melawan Arsenal, Chelsea dijadwalkan bertemu Aston Villa, Newcastle United, dan Everton. Usai jeda internasional Maret, dua klub Manchester juga sudah menanti dalam lanjutan kompetisi.

Secara statistik, peluang Chelsea menembus empat besar hanya 20 persen menurut prediksi superkomputer Opta. Namun jika posisi kelima cukup untuk tiket Liga Champions, probabilitas mereka meningkat menjadi 44 persen.


Chelsea Jalani Pertandingan Demi Pertandingan

Manajer Chelsea, Liam Rosenior, menyapa para penggemar di akhir pertandingan leg kedua semifinal Carabao Cup melawan Arsenal di Emirates Stadium, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Walton)

Rosenior menegaskan dirinya tidak ingin terbebani oleh beratnya jadwal yang akan dihadapi. Ia memilih fokus pada setiap pertandingan tanpa membandingkan tingkat kesulitan satu laga dengan yang lain.

Menurutnya, Liga Inggris selalu menghadirkan tantangan berbeda setiap pekan. Ia juga merasa puas dengan performa awal timnya musim ini.

"Pertama, saya menjalaninya pertandingan demi pertandingan. Saya sudah pernah membicarakan hal ini dengan kalian sebelumnya. Premier League sangat sulit setiap pekan," ujar Rosenior.

"Saya tidak menilai satu pertandingan lebih sulit dari yang lain. Ada hal taktis berbeda yang bisa Anda kerjakan. Saya sangat senang dengan grup ini dan awal yang sudah kami buat," lanjut Rosenior.


Rosenior Tak Pikirkan Superkomputer

Pelatih Chelsea Liam Rosenior berjabat tangan dengan pemain Chelsea Estevao saat ditarik keluar lapangan pada laga FA Cup/Piala FA putaran keempat antara Hull City vs Chelsea di Hull, Inggris, Jumat, 13 Februari 2026. (AP Photo/Jon Super)

Chelsea mencatat delapan kemenangan dari 12 laga terakhir, meski Rosenior merasa hasil itu seharusnya bisa lebih baik. Ia pun menanggapi santai prediksi superkomputer terkait peluang timnya finis di zona Liga Champions.

Baginya, fokus utama adalah menjaga kondisi fisik dan mental pemain tetap prima. Konsistensi dalam proses menjadi kunci menghadapi jadwal padat.

"Kami memenangkan delapan dari 12 pertandingan, dan seharusnya 10 dari 12. Itu tidak buruk. Saya ingin melihat seperti apa superkomputer itu. Saya tidak memikirkannya dengan cara seperti itu," kata Rosenior.

"Saya ingin para pemain sebugar mungkin secara fisik dan mental. Mereka terlihat sangat baik dalam latihan pekan ini. Kami harus tetap tenang dan konsisten dalam proses kami," tegas Rosenior.


Chelsea Selalu Berada di Liga Champions

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, memasuki lapangan sebelum dimulainya laga fase liga Liga Champions antara Napoli vs Chelsea di Naples, Italia, Rabu, 28 Januari 2026. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Rosenior menilai Chelsea memiliki identitas sebagai klub yang pantas tampil di Liga Champions. Ia mengingatkan bahwa saat dirinya mengambil alih tim, posisi Chelsea masih berada di luar persaingan papan atas.

Kini The Blues kembali masuk dalam perebutan tiket kompetisi elite Eropa tersebut. Meski statistik pertemuan melawan Arsenal tidak memihak, keyakinan tetap dijaga.

"Klub ini seharusnya berada di Liga Champions, klub ini adalah klub Liga Champions. Ketika saya mengambil alih, kami berada di posisi kedelapan. Sekarang kami ada dalam persaingan," ujar Rosenior.

"Kami sekarang berada dalam perlombaan itu," tutup Rosenior.

Sumber: FotMob

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya